Supian-Taufiq Resmi Pimpin Kotawaringin Timur

Supian-Taufiq Resmi Pimpin Kotawaringin Timur
Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur masa jabatan 2016-2021 ( Foto: Istimewa )
Galuh Parantri / GP Jumat, 19 Februari 2016 | 18:21 WIB

Kotawaringin Timur- Jajaran Forkopimda, SKPD, anggota dewan beserta tamu undangan memadati Aula Jayang Tingang Palangkaraya, Rabu (17/2), untuk menghadiri acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur (Kotim) masa jabatan 2016-2021. Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu masyarakat, khususnya di Kabupaten Kotim.

Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.62-481 tahun 2016 tanggal 11 Februari 2016 mengesahkan pengangkatan H Supian Hadi S Ikom sebagai bupati Kotawaringin Timur dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 132.62-481 tahun 2016 tanggal 11 Februari 2016 mengesahkan pengangkatan HM Taufiq Mukri SH MM sebagai wakil bupati Kotawaringin Timur. Keduanya merupakan pemenang pemilihan kelapa daerah yang telah diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 9 Desember 2015.

Dalam acara ini, bupati dan wakil bupati Kotim terpilih dilantik langsung oleh penjabat Gubernur Kalimantan Tengah Drs Hadi Prabowo. Dalam prosesi ini, hadir pula Ir Godlin, selaku penjabat bupati Kotim yang merupakan pelaksana tugas pemerintahan selama masa kampanye dan pemilihan berlangsung, serta hadir pula keluarga dari kedua pejabat tersebut.

Supian Hadi dan Taufiq Mukri saat ini menjabat untuk periode kedua, setelah sebelumnya terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Kotim pada masa jabatan 2010-2015.

Dalam sambutannya, Hadi Prabowo menyatakan,"Bupati dan wabup yang baru saja dilantik harus tetap amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan. Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terpadat dan memiliki perkembangan ekonomi terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga bupati dan wabup harus terus menjaga kestabilan tingkat inflasi terutama di Kotim karena akan memberikan pengaruh yang signifikan bagi Provinsi Kalimantan Tengah."

CLOSE