SDM Jadi Penggerak Utama Pembangunan

Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sumatera Selatan Periode 2016-2019 berfoto bersama seusai dilantik oleh Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa. (Beritasatu.com/Yustinus Paat)

Oleh: Yustinus Paat / PCN | Minggu, 21 Februari 2016 | 12:40 WIB

Palembang - Gubernur Sumsel H Alex Noerdin melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ahmad Yusuf Wibowo menyampaikan kekuatan sumber daya manusia tidak akan pernah habis karena kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) penggerak utama pembangunan. Pemuda jelas punya peran dalam hal ini. Apalagi, saat ini sudah masuk pada area Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang secara singkat berisi lima hal diberlakukannya arus bebas antarsesama negara ASEAN yang meliputi arus bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas TK terampil, arus bebas modal, dan arus bebas investasi.

"Untuk kelima hal tersebut kita punya kesempatan yang sama. Apakah kita akan menyerbu negara ASEAN lain dengan barang, jasa, tenaga kerja terampil, modal, dan investasi atau sebaliknya justru kita yang akan diserbu. Semua terpulang kepada kita," kata Yusuf.

Yusuf melanjutkan, ada 1.000 sopir taksi di Filipina sudah belajar bahasa Indonesia, ratusan pebisnis Thailand belajar bahasa Jawa. Artinya, arus bebas pelayanan dan SDM menjadi penting pada era MEA. Menurut Yusuf, Pemuda Katolik sebagai bagian strategis dari pemuda Indonesia diyakini mampu menjawab semua tantangan ini. Indonesia merindukan lahirnya pemuda-pemuda Katolik seperti pada era yang lalu untuk berkiprah dalam pembangunan dan demokrasi di Indonesia.

"Jadi saya yakin kalian semua anak muda hebat yang mau membangun negeri ini khususnya Sumatera Selatan. Akan banyak pekerjaan menunggu Anda. Asian Games 2018, Moto GP 2018, SKO Ragunan dipindahkan ke Palembang dan Sport Science," tukasnya.

Yusuf juga menyampaikan selamat atas dilantiknya pemuda Katolik Pengurus Komisariat Daerah Sumatera Selatan. Menurutnya, pemuda Indonesia memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan berusia 16-30 tahun. Kepemudaan berkaitan dengan berbagai hal yakni potensi, tanggung jawab, hak, karakter, kapasitas, aktualisasi diri, dan cita-cita pemuda.

Apriadi Susanto Sinaga terpilih menjadi Ketua Komisariat Daerah Sumatera Selatan Periode 2016-2019 dan dilantik oleh Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa. Selain Wibowo, pelantikan ini disaksikan oleh Uskup Agung Palembang Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ, Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Giri N Kiemas, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sumsel M Hidayat, Ketua Forum Masyarakat Katolik Indonsia (FMKI) Provinsi Sumsel sekaligus Staf Ahli Gubernur Sumsel Yohanes H Toruan, Ketua Dewan Pakar Pemuda Katolik sekaligus Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang, Sekretaris PAN Muda Indonesia, Elias Sumardi Dabur, dan Komisaris PT Adhi Karya Hironimus Hilapok.

"Saya siap membangun sumber daya manusia kader-kader Pemuda Katolik Sumsel sehingga menjadi kader yang berkualitas dan bermartabat sehingga menjadi kader yang bisa bersaing di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Untuk itu, kami juga membangun dialog dan kerja sama dengan pemerintah daerah Sumsel dan organisasi kepemudaan lainnya untuk membentuk kaum muda yang bernilai," ujar Apriadi saat memberikan sambutan.


Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT