Din Syamsuddin Berharap 4 WNI Segera Dibebaskan

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin. (Istimewa)

Oleh: Novi Setuningsih / PCN | Selasa, 3 Mei 2016 | 14:38 WIB

Jakarta- 10 Warga Negara Indonesia (WNI) akhirnya berhasil dibebaskan pascadisandera selama lebih dari sebulan oleh kelompok milisi Abu Sayyaf. Tetapi, masih menyisakan empat WNI yang juga diduga ditawan oleh kelompok yang sama.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta agar pemerintah juga segera membebaskan empat sandera yang tersisa.

"Pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), aparat keamanan kita juga masyarakat dan kita berharap empat lagi WNI yang masih disandera Abu Sayyaf bisa juga dibebaskan penyanderaannya," kata Din yang ditemui di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (3/5).

Selain itu, mantan Ketua PP Muhammadiyah ini mengaku mendukung upaya pemerintah berdialog dengan pemerintah Filipina dan Malaysia perihal keamanan jalur pelayaran. Dengan maksud, mengurangi risiko pembajakan.

"Kita berharap adanya kerja sama keamanan yang juga kerja sama antara negara-negara di dekat itu (jalur pelayaran)," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah masih berjuang untuk melakukan operasi pembebasan terhadap empat WNI yang disandera di Filipina bagian selatan.

Menurut Luhut, pemerintah sudah mempunyai gambaran terhadap pelaku penyandera yang diduga adalah kelompok pecahan Abu Sayyaf dan juga meminta sejumlah uang tebusan.


Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT