Pekerja mengambil ikan jenis nila yang mati secara tiba-tiba di sejumlah keramba di perairan Danau Toba, di Kecamatan Haranggaol, Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (5/5).

Ratusan Ton Ikan Mati di Danau Toba

Pekerja mengambil ikan jenis nila yang mati secara tiba-tiba di sejumlah keramba di perairan Danau Toba, di Kecamatan Haranggaol, Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (5/5).

Simalungun - Jumlah ikan ternak dalam keramba jaring apung (KJA) di Danau Toba di Desa Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), sudah mencapai ratusan ton.

"Setiap hari kami melakukan pembersihan ikan yang mati di dalam keramba," kata Hasudungan Siallagan salah satu peternak ikan kepada SP saat dihubungi dari Medan, Sumut, Jumat (6/5) sore.

Hasudungan mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab ribuan ton ikan ternak tersebut, mati secara mendadak.

"Penyebab matinnya ikan di dalam keramba ini tidak diketahui. Ada yang menyampaikan ikan mati akibat kekurangan oksigen," katanya.

Menurutnya, kematian ikan ternak berupa ikan nila, mujair maupun ikan lainnya, setiap hari ditemukan di dalam keramba jaring apung milik masyarakat.

"Semua peternak ikan di sini sudah tidak bisa berbuat banyak lagi. Semua pada rugi besar dan tidak sanggup membayar cicilan pinjaman dari bank," sebutnya.

Suara Pembaruan

Arnold H Sianturi/YUD

Suara Pembaruan