Bisnis Perjalanan Umrah dan Haji Plus Tetap Menjanjikan i

Seorang pengunjung tengah mendengarkan penjelasan dari staf Hannien Tour, di Mall@Bassura, Jakarta, Minggu (29/5). Perusahaan perjalanan Umrah dan Haji Plus, PT Utsmaniyah Hannien Tour, membuka cabang ke-9 di pusat perbelanjaan tersebut.

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Senin, 30 Mei 2016 | 23:51 WIB

Jakarta - Perusahaan perjalanan Umrah dan Haji Plus, PT Utsmaniyah Hannien Tour, membuka gerai terbaru di wilayah Jakarta Timur, ditandai dengan digelarnya Grand Opening Hannien Tour di pusat perbelanjaan Mall@Bassura, Jakarta. Kehadiran Hanien Tour bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan melaksanakan umrah dengan DP hanya Rp 3,5 juta.

"Hannien Tour merupakan perusahaan travel umrah dan haji plus yang pertama hadir di pusat perbelanjaan atau mal di bilangan Jakarta Timur ini," kata Direktur Utama Hannien Tour, Farid Rosyidin, dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (30/5).

Menurut Farid, pihaknya sengaja mengambil segmen mal dan pusat perbelanjaan dengan beberapa pertimbangan dan alasan. "Saat ini masyarakat lebih cenderung mengunjungi mal untuk berbelanja memenuhi semua kebutuhan artinya ada perubahan di masyarakat yang biasanya belanja di pasar tradisional beralih ke mal," kata dia.

Dengan hadirnya Hannien Tour, kata dia, tentunya akan memberikan nuansa baru. "Terlebih, mal saat ini juga merupaka tempat berkumpulnya orang-orang saat akhir pekan atau liburan," jelas Farid.

Saat ini, kata dia, Hannien Tour sendiri telah memiliki 8 cabang yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Delapan Cabang Hannien Tour yakni Cibinong City Mall, Solo Paragon Mall, Asia Plaza Tasikmalaya, Living World Alam Sutera, Festival Citylink Bandung, Trans Studio Makassar, Grand City Surabaya dan SKA Pekanbaru.

Sejak berdiri pada enam tahun lalu, kata Farid, Hannien Tour telah memberangkatkan ribuan jamaah haji dan umrah ke tanah suci. Tahun ini, jamaah Hannien Tour naik empat kali lipat dibanding 2015. "Tahun depan, Hannien Tour berencana untuk memberangkatkan 25.000 jamaah," kata Farid.

Kenaikan nilai tukar dolar AS ternyata tak mempengaruhi minat masyarakat Indonesia yang ingin menjalankan ibadah ke tanah suci. "Selain itu, adanya peraturan pemerintah mengenai pembatasan keberangkatan ibadah haji, membuat banyak ibadah umrah semakin diminati oleh masyarakat muslim di Indonesia," tambahnya.


Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT