Anggota Denpom ini Bangga Pensiun TNI Berpangkat Kopral

Anggota Denpom ini Bangga Pensiun TNI Berpangkat Kopral
Beritasatu.com ( Foto: Beritasatu.com )
/ WBP Rabu, 14 Desember 2016 | 18:26 WIB

Solo- Seorang anggota TNI dari Satuan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta, Partika Subagyo (53) mengaku bangga memasuki masa pensiunnya dengan pangkat kopral.

"Saya tetap bangga menjadi anggota TNI meski memasuki masa pensiun pangkatnya tetap kopral," kata Partika Subagyo, di sela aksi uniknya masa dinas terakhir sebagai anggota TNI di Denpom IV/4 Surakarta, Rabu (14/12).

Adapun per 14 Desember 2016 ini, hari terakhir Subagyo menjadi anggota TNI Satuan Denpom Surakarta setelah purna tugas.

Cara berpamitan Kopral Subagyo tergolong unik. Dia berpamitan dengan memberikan hormat kepada empat rekannya di Denpom IV/4 Surakarta. Penghormatan itu, sebagai ucapan terima kasih kepada Korps PM yang telah memberikan kesempatan berkarir sebagai anggota TNI selama 33 tahun. "Setelah memberikan pengormatan, dilanjutkan push up dengan dua jari di hadapan empat rekan dinasnya untuk memberikan semangat sebagai anggota TNI," kata dia.

Subagyo kemudian berpamitan dengan para tukang becak, pedagang, dan kemudian berlari pulang dari tempat dinasnya menuju rumah di Kampung Sumpingan, RT 001 /RW 001, Kadipiro, Banjarsari, Solo, atau berjarak sekitar lima kilometer. Dalam perjalanan pulang itu, Subagyo diikuti sejumlah warga yang mengawal hingga ke rumahnya. Mereka juga membawa papan berukuran sekitar lima centimeter x 10 centimeter bertuliskan "Aksi 1412 Gerakan Ngawal Kopral Pensiun". "Saya menjadi anggota TNI digaji uang dari rakyat, dan sudah sewajarnya memberikan hormat kepada mereka," kata dia.

Subagyo menjelaskan, selama menjadi anggota TNI tugas yang tidak tidak dilupakan saat mengawal delegasi pejabat negara Afrika saat acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Jakarta 2011. "Saya mendapatkan penghargaan dari negara karena telah menjalankan tugasnya dengan baik," kata Subagyo.

Selama bertugas di Denpom Surakarta, dia pernah mengukir prestasi tingkat nasional memecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan push up selama 21 jam 40 menit pada 2011.

Dia mengatakan, meski telah masuk masa pensiun, akan tetap mengabdi kepada rakyat dengan kegiatan sosial di lingkungannya.





Sumber: ANTARA
CLOSE