Ilustrasi pengamanan oleh prajurit TNI.

2.000 Petugas Amankan Malam Pergantian Tahun di Medan

Ilustrasi pengamanan oleh prajurit TNI. (Antara)

Medan - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, 2.000 petugas gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk menjaga Kota Medan saat malam pergantian tahun.

"Ribuan personel itu, nantinya akan disebar di seluruh objek vital di Medan," kata Kombes Pol Sandi usai apel gabungan di Lapangan Benteng, Medan, Selasa (27/12).

Disiagakannya para personel gabungan itu, menurut dia, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Medan yang ikut merayakan pergantian tahun.

"Untuk pengamanan tersebut, kita cukup serius. Kita tidak ingin adanya gangguan- gangguan kamtibmas selama perayaan Tahun Baru, agar suasana di Kota Medan tetap terjaga dan kondusif," ujarnya.

Sandi menyebutkan, pihaknya juga telah mendidirikan 12 pos pengamanan di setiap lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan dan aksi teror yang sewaktu-waktu dapat mengancam keamanan masyarakat.

"Kepada masyarakat yang akan melaporkan adanya aksi-aksi kejahatan dapat menyambangi pos-pos yang telah dibentuk jajaran polsek dan Polrestabes Medan," kata mantan Kasat Reskrim Polresta Medan itu.

Sementara itu, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada pada perayaan Tahun Baru 2017 tersebut.

Sebab, nantinya kemungkinan ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab akan mengganggu keamanan.

"Dengan digelarnya apel gabungan dan latihan bersama diharapkan dapat menjaga keutuhan bermasyarakat, serta ketenteraman di Kota Medan," kata Eldin.

 



/YUD

ANTARA