Ryamizard Ryacudu.

Menhan: Sebelum Dilatih Bela Negara, Lihat Dulu

Ryamizard Ryacudu. (Antara)

Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan agar pihak-pihak yang akan mengikuti program Bela Negara terlebih dahulu diverifikasi. Hal itu demi mencegah terjadinya pro dan kontra di masyarakat.

"Siapapun boleh ikut, tapi yang pas lah. Lihat juga pro-kontranya, harus dikoordinasikan dulu," kata Ryamizard usai mengikuti acar HUT PDIP di Senayan, Jakarta, Kamis (10/1).

Bagi Ryamizard, idealnya program Bela Negara wajib diikuti oleh seluruh warga negara Indonesia, seperti yang diatur oleh negara.

Itu berarti, tidak ada batasan-batasan tertentu kepada warga negara, dari ormas atau kelonpok manapun.

"Tujuannya kan baik, untuk pertahanan negara. Jadi siapapun bisa," imbuhnya.

Belakangan, muncul polemik ketika salah satu unit TNI di Banten melatih sejumlah aktivis Front Pembela Islam (FPI). Pelatihan itu menimbulkan protes dari berbagai kalangan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ryamizard berjanji menyelidiki dulu kejadian pelatihan anggota FPI itu, sebab dia merasa belum memberi izin pelatihannya.

"Seharusnya izin ke saya dulu," kata Ryamizard.



Markus Junianto Sihaloho/HA

BeritaSatu.com