Rizieq Syihab Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Jabar

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (Antara)

Oleh: Hotman Siregar / CAH | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:42 WIB

Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, belum memastikan apakah dirinya akan datang pada panggilan ketiga yang dilayangkan oleh penyidik Polda Jawa Barat (Jabar). Pemanggilan Rizieq ini terkait dugaan penghinaan lambang negara yang dilaporkan oleh putri Presiden Pertama Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri.

"Ya memang aturannya begitu, kalau ada panggilan pertama tidak datang, ada panggilan kedua. Kalau kedua tidak datang ada panggilan ketiga, kalau tidak datang jemput paksa. Begitu kan?” ucap Rizieq di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, (11/1).

Rizieq menegaskan, jika dalam keadaan sakit tentu panggilan tersebut tidak dipenuhi. Sebaliknya jika dalam keadaan sehat maka pasti akan dipenuhi.

"Ya kita lihat kalau sehat datang tapi kalau sakit? Ya tidak datang. Kalau tidak ada halamgan datang kalau ada halangan datang. Kan kita tidak bisa bilang pasti datang," ujarnya.

Selain Sukmawati, Rizieq juga diadukan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah ke Mapolda Metro Jaya. Rizieq diduga menyebarkan berita bohong dan berbau SARA melalui ceramah dengan menyebutkan uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia berlogo palu arit.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT