Tokoh Front Pembela Islam Rizieq Syihab di gedung DPR, 11 Januari 2017.

VIDEO: Masih Ributkan Palu Arit, Rizieq Tuntut Tanggung Jawab BI

Tokoh Front Pembela Islam Rizieq Syihab di gedung DPR, 11 Januari 2017. (Beritasatu TV)

Jakarta - Petinggi Front Pembela Islam Rizieq Syihab bersikeras dengan tuduhannya bahwa dalam uang kertas yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) terdapat gambar yang menyerupai logo komunis palu arit.

Rizieq membawa masalah itu ke DPR, Rabu (11/1), di mana dia ditemui sejumlah petinggi DPR seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

"Kita minta juga pihak BI bukan hanya sekedar mengklarifikasi tapi juga bertanggung jawab di dalam persoalan itu. Karena itu kita dorong persolaan ini ke DPR agar bisa segera diatasi," kata Rizieq.

"Karena ini persoalan simbol bukan main-main. Simbol yang namanya penyebarluasan daripada paham komunisme ataupun paham-paham PKI dalam segala bentuk dan perwujudan termasuk dalam bentuk yaitu logo itu dilarang oleh Tap MPRS nomor 25 tahun 1966," kata Rizieq.

BI sebelumnya sudah membantah tuduhan tersebut dan mengatakan yang dianggap mirip logo palu arit itu hanya bagian dari desain pengaman uang kertas yang juga dipakai banyak negara lain.









Heru Andriyanto/HA

BeritaSatu TV