Ilustrasi

Polisi Dikeroyok Calo SIM

Ilustrasi (Istimewa)

Medan - Calo pengurusan surat izin mengemudi (SIM) melakukan penganiayaan terhadap seorang polisi anggota Sabhara Polresta Medan, Rabu (11/1). Penganiayaan yang dilakukan beberapa orang calo tersebut terjadi saat sang polisi akan melakukan penangkapan di Jl Arief Lubis Medan, Rabu (11/1).

Polisi korban penganiayaan oleh tiga orang calo SIM itu adalah Bripda Hendra. Kasus penganiayaan itu pun sudah diketahui pimpinannya, Kapolresta Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho.

"Saya sudah perintahkan anggota untuk mengungkap kasus penganiayaan anggota, dan segera menangkap pelaku yang melakukan penganiayaan tersebut," kata Sandi.

Kasus penganiayaan terhadap polisi ini berawal dari adanya laporan dari warga yang merasa dirugikan saat mengurus SIM. Warga yang melakukan pengurusan SIM itu adalah John Lee warga Medan Marelan.

John Lee tidak langsung mengurus SIM kepada petugas. Dia mengurus SIM kepada calo di sana. John Lee kemudian menyerahkan uang dengan jumlah ratusan ribu rupiah. Namun, SIM yang dibutuhkan tidak kunjung diperoleh.

Setelah beberapa jam kemudian, John Lee yang merasa tertipu, melaporkan kejadian kepada Bripda Hendra dan rekan-rekannya. Mereka pun bersama mencari calo SIM yang dianggap sudah melakukan penipuan itu.

Tidak jauh dari kantor polisi itu, Bripda Hendra bersama John Lee menemukan calo tersebut. Saat akan diamankan, pelaku bukannya menurut melainkan melakukan penyerangan.

Pelaku dibantu dua rekannya melakukan penganiayaan, dan kemudian melarikan diri.



Suara Pembaruan

Arnold H Sianturi/YUD

Suara Pembaruan