TNI AU Janji Lakukan Transparansi Dalam Pembelian Alutsista

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) didampingi Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan pejabat lama Marsekal TNI Agus Supriatna (kanan). (Antara)

Oleh: Robertus Wardi / PCN | Selasa, 24 Januari 2017 | 18:46 WIB

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) berjanji akan melakukan transparansi dalam pembelian alat utama sistem persenjataan (alustsista). Hal itu untuk menghindari kecurigaan dan praktik yang tidak benar.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam Rapat Pimpinan TNI AU di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/1).

"Saya akan lakukan pendampingan, mulai dari proses perencanaan, proses pengadaan, proses penerimaan barang. Supaya apa yang kita minta sesuai dengan pemintaan," kata Hadi.

Ia menjelaskan dalam pengadaan alutsista, TNI AU tidak berjalan sendiri. TNI AU akan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan). TNI AU juga akan konsultasi dengan DPR.

“Kita akan menyerahkan spek (spesifikasi) kita ke Kemhan. Kita tidak tahu merek apa saja. Kita hanya pengguna, kebijakan merek ada di Kemhan," ujarnya.

Dia mengemukakan salah satu kebijakan yang diambil adalah menambah 12 radar untuk memantau keamanan di perbatasan Indonesia. Pihaknya juga ingin mengganti pesawat F5, yang sudah tidak bisa terbang lagi dan akan diganti dengan pesawat generasi baru.

"Kita punya rencana mengganti pesawat F5 dengan pesawat generasi 4,5," tutupnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT