Golkar: Pertemuan Jokowi dan SBY Dinginkan Suhu Politik i

Pertemuan Jokowi-SBY Sinyal Dukungan Pemerintah

Oleh: Robertus Wardi / PCN | Jumat, 10 Maret 2017 | 14:08 WIB

Jakarta - ‎Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menilai pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat mendinginkan susasana politik setelah pilgub DKI Jakarta putaran pertama beberapa waktu lalu. Pertemuan itu juga sangat penting sebagai bentuk dukungan antara anak bangsa, terutama antarmantan Presiden dengan Presiden sekarang.

‎"Sangat positif untuk menyejukkan suasana politik membuat iklim politik nasional lebih baik," kata Agung Laksono di Jakarta, Jumat (10/3).

Menurutnya, komunikasi yang baik antara presiden dengan mantan-mantan presiden bisa meningkatkan kesatuan dan persatuan. Komunikasi seperti itu juga bisa mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang.

"Perbedaan pandangan itu sah. Tetapi publik dan rakyat tetap akan merindukan pemimpin bisa duduk dengan enak dan nyaman, serta saling sapa," tutur Agung.

Sementara Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengapresiasi pertemuan Jokowi dan SBY. Sama seperti Agung, dia mengatakan pertemuan tersebut bisa meredamkan ketegangan yang terjadi terutama pada pilgub DKI.

"Kita harus beri apresiasi ke Pak Jokowi, beliau bisa bertemu dengan suasana kekeluargaan sehingga bisa meredam isu-isu yang bisa meredam ketegangan di bangsa ini," ujar Nurdin.

Baik Nurdin maupun Agung belum bisa memberikan komentar hubungan pertemuan tersebut dengan Pilgub DKI putaran kedua. Menurut keduanya, situasi dan dukungan antarpasangan calon masih cair. Terutama dukungan dari pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni.

"Masih sangat dinamis. Pendekatan-pendekatan terus dilakukan terhadap parpol pendukung Agus-Sylvi oleh Tim Ahok-Djarot," ungkap Agung.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT