Tokoh Agama Tomohon: Jokowi Bapak Kerukunan Bangsa

Pembacaan rekomendasi para tokoh agama Kota Tomohon untuk pengukuhan Presiden Jokowi sebagai Bapak Kerukunan Bangsa, Kamis 20 April 2017 di Tomohon, Sulut. (Suara Pembaruan/Margaretha Feybe L)

Oleh: Margaretha Feybe L / PCN | Jumat, 21 April 2017 | 09:54 WIB

Tomohon- Para tokoh agama Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) mengusulkan pengukuhan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Bapak Kerukunan Bangsa. Usulan itu disampaikan kepada Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saefuddin.

Hal itu ditegaskan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon Pendeta Johni Joice Palilingan, Kamis (20/4) di Tomohon, pada saat membacakan rekomendasi para tokoh agama untuk pengusulan pengukuhan Presiden Jokowi sebagai Bapak Kerukunan Bangsa kepada Menag.

Hadir dalam acara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemag) Sulut H. Suleman, Wali Kota Tomohon Jimmy Eman, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Sompotan, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak, dan para tokoh agama.

“Presiden Jokowi adalah Bapak Kerukunan Bangsa. Oleh karena itu, kami mengusulkan pengukuhan Presiden Jokowi sebagai Bapak Kerukunan Bangsa. Hal ini sangat beralasan sebab kami telah mengamati kebijakan-kebijakan dan tindakan Presiden Jokowi tentang kerukunan umat beragama dalam pemerintahannya,” tegas Palilingan.

Dijelaskan, sejumlah alasan yang mendasari pengusulan tersebut yaitu pertama, Presiden Jokowi memiliki keteguhan ber-Indonesia yang didalamnya berkomitmen untuk berbineka tunggal ika.

Kedua, berkomitmen dalam pemberantasan radikalisme dan intoleran antarumat beragama yang dituangkan dalam Nawacita dan didukung dengan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Ketiga, menjunjung tinggi hukum yang berlaku di wilayah Republik Indonesia dan menerapkannya secara merata kepada seluruh masyarakat Indonesia. Keempat, berhasil meningkatkan indeks kerukunan umat beragama tahun 2016 menjadi 75.47 persen.

Kelima, berperan aktif dalam penyelesaian konflik nasional dan internasional. Keenam, adanya pengakuan dunia Internasional tentang kerukunan umat beragama di Indonesia.

Ketujuh, adanya kebijakan melibatkan tokoh-tokoh agama dalam setiap pertemuan kenegaraan, dan kedelapan, aktif bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh agama.

Kakanwil Kemag Sulut H. Suleman merespons positif deklarasi para tokoh agama Tomohon itu dan berjanji segera akan meneruskannya kepada Menag.

Wali Kota Tomohon Jimmy Eman mengatakan, Tomohon memiliki keunikan sebagai kota religius yang sangat menghargai kemajemukan. “Pemerintah dan masyarakat Tomohon bangga dengan adanya rekomendasi untuk pengukuhan Presiden Jokowi sebagai Bapak Kerukunan Bangsa. Kami bangga karena rekomendasi ini muncul dari kota Tomohon,” tambah Eman.

 




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT