Diapresiasi, Kerja BIN, TNI, dan Polri Amankan Pilkada

Pengamat Intelijen, Susaningtyas NH Kertopati. (Istimewa/Istimewa)

Oleh: Asni Ovier / AO | Jumat, 21 April 2017 | 14:46 WIB

Jakarta - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 yang berlangsung di 101 daerah (provinsi, kabupaten, dan kota) telah berjalan dengan aman. Keberhasilan dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2017 itu berkat kerja sama yang apik antara aparat TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Apresiasi terhadap kinerja TNI, Polri, dan BIN dalam mengamankan pelaksanaan pilkada serentak itu disampaikan pengamat intelijen Susaningtyas NH Kertopati atau yang akran disapa Nuning di Jakarta, Jumat (21/4).

"Menurut saya, TNI dan Polri harus diapresiasi karena telah melaksanakan tugas pengamanan pilkada serentak dengan baik, sehingga terlaksana dengan baik. Ada juga yang harus diapresiasi, yaitu aparat intelijen di bawah koordinasi BIN," ujar Nuning.

Dikatakan, meski melaksanakan tugas dengan senyap, kerja BIN sangat membantu keberhasilan TNI dan Polri untuk memperoleh early warning dan deteksi dini dengan tepat, akurat, dan bertanggung jawab.

Nuning juga memberi catatan khusus terkait pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Dikatakan, agar situasi Jakarta ke depan tetap kondusif, gubernur dan wakil gubernur (DKI Jakarta) yang baru, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, harus bekerja keras.

"Jangan sampai kinerja mereka tidak lebih baik dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Karena, bila itu yang terjadi, maka akan menimbulkan berbagai ancaman dan masalah baru bagi Jakarta," katanya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT