Kapuspen TNI: Artikel Allan Nairn Soal Kudeta Adalah Hoax i

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri) berjabat tangan dengan Prajurit TNI seusai memberikan arahan terkait pengamanan demonstrasi 4 November, di Jakarta, 7 November 2016.

Oleh: Robertus Wardi / HA | Jumat, 21 April 2017 | 16:37 WIB

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto mengemukakan artikel investigasi yang ditulis Allan Nairn soal rencana peggulingan Presiden Joko Widodo oleh sejumlah pensiunan dan perwira tinggi aktif di TNI adalah informasi bohong atau hoax.

Artikel itu berjudul Trump’s Indonesian Allies In Bed With ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President (Sekutu Trump di Indonesia Seranjang dengan Milisi Dukungan ISIS Berusaha Gulingkan Presiden Terpilih) dan dimuat di situs theintercept.com.

Artikel itu kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan diterbitkan di situs tirto.id dengan judul Investigasi Allan Nairn : Ahok Hanyalah Dalih Untuk Makar.

Wuryanto menegaskan TNI tidak punya rencana makar sebagaimana diberitakan dalam artikel tersebut.

"Beredarnya isu berita yang dimuat di media online tirto.id tanggal 19 April 2017 yang berjudul 'Investigasi Allan Nairn : Ahok Hanyalah Dalih Untuk Makar', adalah hoax," kata Wuryanto dii Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/4).

Ia menjelaskan isi berita yang dimuat di media online tirto.id tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Mestinya, penulis dan pihak tirto.id s‎ebelum merelease berita mengkonfirmasi dulu ke pihak TNI, kata Wuryanto.

“Dari pemberitaan tersebut, Mabes TNI akan mengambil langkah hukum dengan membuat laporan kepada Kepolisian RI agar diusut dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Wuryanto.

Dalam artikel itu disebutkan ada sejumlah pejabat TNI, baik yang aktif maupun yang sudah pensiun untuk melakukan makar. Mereka ingin mengulingkan Presiden Jokowi dengan memanfaatkan kasus penistaan Basuki Tjahja Purnama (Ahok).






Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT