21 Taruna Akpol Diperiksa terkait Kematian Mohammad Adam

Taruna Akpol. (Antara/Antara)

Oleh: Stefi Thenu / PCN | Jumat, 19 Mei 2017 | 07:22 WIB

Semarang- Sebanyak 21 orang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang masih menjalani pemeriksaan terkait tewasnya Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam. Taruna tingkat dua itu mengembuskan napas terakhir di RS Akpol, Kamis (18/5) pagi, diduga akibat penganiayaan.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Kamis sore menyatakan, hasil visum terhadap korban ditemukan luka lebam di dada.

"Korban meninggal saat tiba di RS Akpol dan dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Semarang. Saat ini kami sedang menginterogasi 21 taruna. Mereka kami duga mengetahui kronologi serta berada di tempat kejadian perkara," kata Condro Kirono.

Korban Brigdatar Mohammad Adam kelahiran Padang 20 Juni 1996. Dia masuk Akpol dari Polda Maluku. Almarhum merupakan alumni SMA Negeri 29 Jakarta, dan bertempat tinggal di Jalan Penghulu 99 Murtado 21 RT 10 RW 1 Cipulur, Kebayoran Lama Jakarta.

Diungkapkan, sebelum meninggal, korban sempat menghadiri apel pada Rabu (17/5) malam. Usai apel, diduga korban mengalami penganiayaan oleh sejumlah taruna senior. Hingga kini, penyebab terjadinya penganiayaan itu belum diketahui.






Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT