Hary Tanoe Polisikan Jaksa Agung

Pengacara Adidharma Wicaksono. (Farouk Arnaz/ Beritasatu.com)

Oleh: Farouk Arnaz / HA | Senin, 19 Juni 2017 | 18:05 WIB

Jakarta - Kasus yang menimpa Chief Executive Officer (CEO) MNC Grup Hary Tanoesoedibjo (HT) terkait laporan Kasubdit Penyidik Tipikor Kejaksaan Agung, Yulianto tambah melebar.

HT, melalui pengacaranya Adidharma Wicaksono, melaporkan Jaksa Agung HM Prasetyo ke polisi, Senin (19/6).

Prasetyo dilaporkan karena menyebut polisi telah menetapkan HT sebagai tersangka padahal status HT sejauh ini masih saksi terlapor.

"Kita sudah laporkan ke Bareskrim Polri dan sudah ada laporannya dan sekali lagi ini kami buat untuk penegakan keadilan dan penegakan hukum," kata Adhidarma usai melapor di Gedung Bareskrim.

Dia mengaku yakin kalau HT bukan sebagai ketua umum Partai Perindo maka masalah ini tidak akan ada, sehingga kasus ini sebenarnya sudah dipolitisasi oleh Jaksa Agung.

"Sekali lagi ini abuse of power dari jaksa agung dan kami menuntut keadilan dan oleh karenanya kami melapor dan sudah diterima oleh SPK Mabes Polri," tambahnya.

Adhidarma menambahkan Partai Perindo saat ini sedang meroket popularitasnya dan untuk itu penyebutan status yang salah ini akan menimbulkan pressure apalagi disampaikan oleh seorang Jaksa agung.

"Politisnya sangat besar. Pasal (laporan untuk Prasetyo) adalah Pasal 27 jo 45 jo 310 311 KUHP. Kami serahkan ke penyidik. Kami akan monitor perkembangannya yang akan datang," sambungnya.

Pihaknya menyerahkan video dan berita online sebagai bukti. Juga ada rekaman suara dan saksi-saksi sebanyak dua orang

Apakah ada pelanggaran etika dari Jaksa Agung yang akan dilaporkan?

"Tentu dan kami juga akan ke komisi kejaksaan. Juga akan ke Komisi III karena ini di luar kewenangan Jaksa Agung," jawabnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT