PDIP Yakin Menangi Mayoritas Pilkada di Jatim

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto berpidato pada acara Kosolidasi Pilgub Jatim 2018 di aula asrama haji Lamongan, Jawa Timur, Sabtu, 15 Juli 2017. (Istimewa/Asni Ovier)

Oleh: Asni Ovier / AO | Minggu, 16 Juli 2017 | 01:44 WIB

Bojonegoro - DPD PDIP Jawa Timur menargetkan menang di 12 kabupaten/kota dari 18 kabupaten/kota di Jawa Timur dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, 27 Juni 2018.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi mengatakan, untuk mencapai target itu, seluruh kader PDIP Jatim harus bisa bersatu dan bekerja keras untuk menang, termasuk di Kabupaten Bojonegoro. "Kalau di dunia maya gontok-gontokan, mana bisa menang," ujarnya, Sabtu (16/7).

Dia juga menegaskan, PDIP tetap akan mengutamakan untuk mengusung kader internal dalam pilkada di Jawa Timur. Meski demikian, peluang kader di luar partai juga tetap terbuka untuk diusung sepanjang di daerah setempat tidak ada kader partai yang layak ditampilkan.

Kusnadi membandingkan dalam pilkada di 19 daerah di Indonesia secara serentak pada 2015, ketika partainya memenangkan di 13 daerah. Dari pilkada itu, hanya ada dua calon kepala daerah yang bukan kader.

"Sama dengan Pilkada Serentak 2015, untuk Pilkada 2018 juga akan mengedepankan kader yang akan diusung dalam," katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Dia menyatakan, batasan calon bupati, calon wakil bupati, atau calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan diusung partai harus ditinjau secara objektif, karena harus berdasarkan kehendak rakyat. "Meskipun kader sendiri, juga tetap dibatasi berdasarkan kehendak rakyat," kata dia.

Sementara, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Bojonegoro Bambang menyebutkan, ada lima bakal calon di luar kader partai yang mendaftar dalam penjaringan bakal calon bupati (cabup) dan bakal calon wakil bupati (cawabup).

Lima orang itu adalah Anna Muawanah (anggota DPR, PKB), Pudji Dewanto (pengusaha), Akmal Boedianto (PNS Pemprov Jawa Timur), Suroso (pengusaha), dan Arief Yanuarso (Ketua Yayasan Suyitno).

Selain itu, lanjut dia, ada dua kader internal yang juga mendaftar, yaitu Ketua DPC PDIP Bojonegoro Budi Irawanto dan Sekretaris DPC Dony Bayu Setiawan. "Survei terkait kelayakan calon akan dilakukan oleh tim survei yang ditunjuk DPD PDIP Jawa Timur," kata Bambang.

Sementara, Hasto Kristiyanto dengan didampingi Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi, selain melakukan konsolidasi partai di Bojonegoro, juga ke Lamongan, dan Bondowos. Hasto melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di Jawa Timur terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Juni 2018.

"Kedatangan Sekjen DPP PDIP untuk konsolidasi partai terkait Pilkada di Jawa Timur, " kata Ketua DPC PDIP Bojonegoro Budi Irawanto. Selain konsolidasi partai di Bojonegoro, Hasto juga akan melakukan kunjungan ke Lamongan dan daerah lain di Jawa Timur.

"Setelah dari Bojonegoro, Pak Hasto ke Lamongan, juga untuk konsolidasi partai dan ke daerah lain di Jatim," kata Sekretaris DPC PDIP Bojonegoro Donny Bayu Setiawan.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT