Komentar Kocak Idrus Marham Soal Daftar Politisi Bersih

Idrus Marham. (Antara)

Oleh: Markus Junianto Sihaloho / HA | Rabu, 9 Agustus 2017 | 17:43 WIB

Jakarta - Para politisi di Senayan sempat heboh dengan rilis dari Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) tentang daftar nama orang Golkar yang dianggap bersih.

Beberapa nama yang muncul adalah Nusron Wahid, yang kini menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), dan Yorrys Raweyai.

Tapi tampaknya rilis GMPG itu tak terlalu membuat terkesan para petinggi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham malah hanya berkelakar saat ditanya soal daftar itu.

"Saya tak tahu, yang tergolong bersih itu berapa kali mandi sehari? Apa dua kali atau tiga kali?" kata Idrus, Rabu (9/8).

Karena kriterianya tak jelas, Idrus memilih tak mau merespons dengan serius. Walau demikian, atas nama kebebasan berpendapat, DPP Golkar takkan melarang GMPG melakukan hal demikian, ujarnya.

Yang jelas, apabila daftar itu dikeluarkan demi mendorong adanya musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum Golkar baru, Idrus mengatakan bahwa hal itu takkan pernah terjadi. Sebab dalam berbagai forum partai, termasuk rapat pimpinan nasional maupun rapat konsultasi, sama sekali tak direncanakan adanya munaslub.

"Jadi saya kira tidak perlu munaslub," kata Idrus.

Ketua Umum Golkar Setya Novanto saat ini menjadi tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.

Idrus menambahkan tidak adanya forum munaslub itu sudah dikomunikasikan dengan Dewan Pembina Partai Golkar. Oleh Dewan itu, keputusan demikian sangat didukung. Begitupun Dewan Kehormatan Partai Golkar, mendukung keputusan takkan melaksanakan munaslub.

"Ada suara-suara seperti itu (mendorong munaslub), ya kita tentu imbau supaya mereka ikuti aturan-aturan partai yang ada," katanya.

Kembali daftar 17 nama politisi Golkar yang dianggap bersih, Idrus mengklaim sudah mendapat konfirmasi langsung dari nama-nama yang masuk daftar. Mayoritas mengaku tak tahu bila namanya dimasukkan daftar itu.

"Ada juga yang konfirmasi langsung kepada saya yang menyampaikan bahwa kami tidak tahu kok namanya dicantumkan," kata Idrus.

"Saya katakan saja, mungkin anda disuruh bersih, suruh mandi mungkin," lanjut Idrus sambil tersenyum.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT