BEM Nasionalis: Pancasila Sebagai Konsesus Nasional Sudah Final

Saya Indonesia, Saya Pancasila, dan NKRI Harga Mati. (Antara)

Oleh: Imam Suhartadi / IS | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:50 WIB

Jakarta - Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan menggunakan Perppu tentang Organisasi Kemasyarakatan No. 2 tahun 2017 mendapat dukungan dari BEM Nasionalis Wilayah DKI Jakarta-Banten.

Koordinator BEM Nasionalis Wilayah DKI Jakarta-Banten, Rahmat Hidayat menegaskan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung langkah pemerintah yang telah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Dalam kajian kami ditemukan banyak sekali perbedaan tujuan yang menyimpang dalam sistem ketatanegaraan yang dibawa HTI,” tegas Rahmat Hidayat di Jakarta saat dihubungi melalui seluler, Sabtu (12/8)

Menurut dia, setelah melakukan kajian, pihaknya menyakini HTI merupakan organisasi yang tidak mendukung Pancasila sebagai dasar dan tujuan berbangsa dan bernegara, malah secara masif menyebarkan paham khilafah islamiyah serta menginginkan berdirinya negara Islam yang entah dimana pusatnya. “Makanya kami sangat mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pembubaran ini” kata dia.

Rahmat yang juga menjabat sebagai Sekjen KBM BEM Univ. Islam Assafiyah (UIA) menuturkan, Pancasila sudah final dan menjadi konsensus bersama sehingga harus dijaga.

"Makanya kami bingung dengan temen-temen HTI yang ngotot ingin menjadikan Indonesia menjadi Darul Islam padahal kita ini negara yang majemuk dan plural, belum lagi historis para pejuang kita yang sudah berkorban dengan darah dan air mata dalam memerdekannya sehingga bisa seperti sekarang ini,” tegas dia.

Oleh karena itu, rahmat meminta, siapa saja yang ingin buat ormas, jangan sampai menggangu kemajemukan, apalagi membuat perpecahan di Indonesia.

“Sebenarnya tidak pantas ada sebuah gerakan politik dari HTI yang bercita cita merubah ideologi bangsa Indonesia yang hampir 72 tahun menjadi landasan kita dalam berbangsa dan bernegara, Rahmat pun meminta agar pemerintah dan segenap tokoh harus mampu bersikap tegas serta mampu memberikan pemahaman akan bahayanya sistem Khilafah yang dicita citakan HTI untuk persatuan dan kesatuan kita,”pungkasnya.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT