Jonan: Pancasila Adalah Jalan Kehidupan

Ignasius Jonan. (B1/Primus Dorimulu)

Oleh: Yustinus Paat / PCN | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:49 WIB

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignatius Jonan menegaskan bahwa Pancasila adalah jalan kehidupan. Sebagai jalan kehidupan, kata dia, Pancasila harus menjadi panduan dan landasan hidup bersama.

"Buat saya Pancasila itu jalan kehidupan, jadi satu cara atau satu prinsip ideologi bangsa kita. Jadi maknanya Pancasila itu menjadi landasan hidup berbangsa dan dan bernegara, dari suku apa pun, dari agama apa pun," ujar Jonan di acara Konferensi Nasional Umat Katolik di Gedung Yustinus, Universitas Atma Jaya Jakarta, Sabtu (12/8).

Karena itu, Jonan mengimbau semua pihak sebaiknya tidak mempertentangkan perbedaan baik agama maupun suku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, perbedaan tersebut merupakan keniscayaan.

"Boleh saja orang itu punya perbedaan ikut keyakinan tertentu dan kepercayaan tertentu, itu enggak jadi masalah. Tetapi dalam berbangsa dan bernegara, itu satu, yaitu Pancasila itu saja," tandas dia.

Sebagai menteri yang beragama Katolik di kabinet kerja, Jonan mengaku tidak merasa sebagai minoritas. Menurutnya, sebagai anak bangsa, dirinya tidak merasa minoritas karena dia yakin 100 persen Indonesia dan 100 persen Katolik.

"Dan tidak pernah merasa saya ini minoritas, memeluk agama Katolik, yaitu keyakinan saya sendiri secara pribadi kepada Tuhan yang saya percaya. Kalau seperti anak bangsa enggak merasa ini sebagai minoritas, wong bangsa ini bangsa yang majemuk, bangsa yang berbineka sejak awal," ungkap dia.

Lebih lanjut, dia mengaku perbedaan agama tidak menjadi halangan baginya berkarya untuk bangsa dengan menjadi anggota kabinet. Dia mengaku kebetulan menjadi menteri kabinet yang beragama Katolik.

"(Soal politik uang), itu pilihan ya, karena setiap orang punya hak politik masing-masing dan itu dijamin dengan Undang-Undang," pungkas dia.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT