UU Harus Cerminkan Nilai-nilai Pancasila

Anggota DPD asal Lampung, Anang Prihantoro. (BeritaSatu/Yustinus Paat/Yustinus Paat)

Oleh: Yustinus Paat / AO | Minggu, 13 Agustus 2017 | 00:08 WIB

Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Lampung, Anang Prihantoro mendorong agar proses dan substansi undang-undang (UU) yang dibuat wakil rakyat dan pemerintah harus benar-benar mencerminkam nilai-nilai Pancasila. Menurut Anang, Pancasila harus menjadi dasar dan landasan dalam membuat semua UU.

"Nilai yang terkandung di dalam Pancasila sangat kaya dan memang berasal dari budaya masyarakat Indonesia. Karena itu, apa pun yang dilakukan masyarakat Indonesia, termasuk pembuat UU, harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila," ujar Anang di sela-sela acara Konferensi Umat Katolik yang bertajuk "Revitalisasi Pancasila" di Gedung Yustinus, Unika Atma Jaya, Jakarta, Sabtu (12/8).

Anang yakin ketika proses pembuatan dan substansi UU berdasarkan Pancasila, maka UU tersebut efektif untuk mengarahkan masyarakat Indonesia yang berketuhanan, berperikemanusiaan, mempunyai semangat persatuan, mengedepankan musyawarah mufakat, dan gotong royong untuk menciptakan keadilan sosial.

"Jika tidak atas dasar nilai-nilai Pancasila, maka UU tersebut bisa dipastikan mendatangkan dampak negatif terhadap bangsa dan negara Indonesia. Bisa menjadi sumber perpecahan dan menyengsarakan rakyat," tandas dia.

Lebih lanjut dia mengingatkan agar UU tidak hanya mewakili kelompok tertentu. Menurut dia, UU harus mengakomodasi kepentingan seluruh rakyat Indonesia. "Bagaimana UU terkait permodalan, petani, peternak, dan UU lainnya memiliki landasan nilai-nilai Pancasila yang kuat sehingga bisa mengatur masyarakat secara adil dan pasti. Jangan sampai, kita menguliti UU yang ada justru banyak yang tidak mengakomodasi nilai-nilai Pancasila," pungkas dia.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT