Jalan Tol Bawen-Salatiga Diresmikan Akhir Agustus

Sejumlah mobil melintasi ruas Tol Bawen-Salatiga di Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 22 Juni 2017. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Oleh: / JAS | Minggu, 13 Agustus 2017 | 17:05 WIB

Salatiga - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa jalan tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen-Salatiga akan diresmikan oleh pemerintah pada akhir Agustus 2017.

"Sudah ada kunjungan lapangan kemarin (untuk uji kelaikan), kalau itu laik kami rencanakan 28 Agustus 2017 akan dibuka resmi untuk masyarakat," katanya di sela pelaksanaan Festival Jalan Tol di gerbang tol Salatiga, Minggu (13/8).

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kempupera, Kementerian Perhubungan, Polri dan tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan uji kelaikan jalan tol Bawen-Salatiga.

Uji kelaikan tersebut merupakan salah satu prosedur yang harus dilakukan sebelum ruas jalan tol dioperasikan secara resmi oleh pemerintah.

Setelah uji kelaikan jalan tol Bawen-Salatiga selesai, tim gabungan akan memberikan rekomendasi kepada PT Trans Marga Jateng agar ditindaklanjuti jika ada yang harus dilengkapi atau diperbaiki.

Seperti diketahui, konstruksi jalan tol Bawen-Salatiga yang memiliki panjang 17,6 kilometer, saat ini sudah selesai 100 persen.

Jalan tol Semarang-Solo sepanjang 72,64 Km yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. merupakan salah satu skala prioritas pembangunan jalan tol oleh pemerintah saat ini dan telah sesuai dengan tata ruang terpadu yang disusun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta diharapkan dapat mempercepat pengembangan wilayah tersebut.

Jalan tol Semarang-Solo yang menghubungkan Kota Semarang dan Surakarta (Solo) memiliki arti penting bagi denyut nadi perekonomian di daerah yang dilintasi yaitu, Semarang, Salatiga, Boyolali, Sukoharjo, serta Solo.

Jalan tol Semarang-Solo memperkuat potensi pengembangan wilayah, khususnya untuk mendukung pergerakan perekonomian melalui peningkatan kelancaran arus barang dan jasa.

Jalan tol Semarang-Solo sebagai bagian dari Trans Jawa yang melintas di jalur pantura juga berperan penting dalam membantu kelancaran arus mudik balik Lebaran tiap tahun.

Dengan segera dioperasikan Jalan Tol Semarang-Solo ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan arteri serta memberikan alternatif pilihan bagi pengguna jalan untuk menuju ke kota tujuan dengan aman, lancar dan nyaman.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT