Presiden Umumkan Yasonna Pemakai Baju Adat Terbaik

Yasonna Laoly. (Antara)

Oleh: Novy Lumanauw / PCN | Kamis, 17 Agustus 2017 | 12:29 WIB

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengumumkan lima pemakai baju adat terbaik saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, salah satunya adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Presiden telah memutuskan untuk melihat seluruh tamu undangan yang hadir dan pada kesempatan yang baik ini telah diputuskan oleh dewan juri pemenang yang memakai pakaian adat yang terbaik," kata Jokowi usai prosesi upacara tersebut di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis.

Selain Yasonna yang mengenakan pakaian adat Nias, sebanyak empat orang yang juga terpilih sebagai pemakai baju adat terbaik adalah Oesman Sapta Odang yang mengenakan pakaian adat khas Melayu, dan asisten ajudan presiden Syarif Muhamad yang mengenakan pakaian adat Dayak dari Kalimantan Barat.

Selain itu, dewan juri juga memilih istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Tri Karnavian, yang mengenakan pakaian adat Papua dihiasi rumbai pada bajunya.

Pemenang kelima yaitu Agati Sulie yang mengenakan pakaian adat suku Dayak. Beberapa pemenang, yaitu Syarif dan Yasonna, meluapkan kegembiraan dengan menunggangi sepeda itu langsung di hadapan para tamu di depan mimbar kehormatan Istana Merdeka. Insiden itu disambut tawa dan tepukan tangan para tamu undangan maupun pejabat negara yang hadir.

"Saya telah menyiapkan lima sepeda. Terima kasih, saya kira itu yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan yang berbahagia ini," ujar Jokowi menutup acara itu.

Yasonna mengatakan, baju ini diberikan Kepala Desa Adat Bawomataluo di Nias Selatan waktu dirinya berkunjung ke sana. "Pakaian adat ini diberikan sebagai penghormatan kepada saya,” kata Yasonna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8).

Dia mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya kontes pakaian tradisional yang dilakukan Presiden Jokowi. “Sama sekali saya tidak tahu. Saya kaget. Saya hanya melihat ada petugas dari Sekretariat Negara yang mengambil foto. Benar-benar kejutan,” ujarnya.

Menurut Yasonna, sepeda hadiah dari Presiden Jokowi akan digunakan untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari, termasuk berolahraga. “Itu berharga, tidak bisa dijual. Sepeda itu akan disimpan sampai anak cucu,” katanya.

Presiden Jokowi saat sebelum upacara dimulai telah berkeliling ke seluruh tenda yang ditempati oleh undangan untuk menyalami masing-masing tamu.

Presiden Jokowi sendiri mengenakan pakaian adat khas Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kepala Negara mengatakan hal itu dilakukan untuk mengenalkan bahwa Indonesia kaya dengan budaya dan memiliki beragam suku bangsa.

Pihak Istana kepresidenan sebelumnya telah menyebarkan undangan kepada tamu dengan mencantumkan penggunaan kostum pakaian adat tradisional.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT