Kado Kemerdekaan, Warga Alor NTT Nikmati Internet 4G

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kedua dari kanan) meresmikan menara BTS (Base Transceiver Station) di Desa Tude, Alor, NTT, 17 Agustus 2017. (Yustinus Paat/ Beritasatu.com)

Oleh: Yustinus Paat / HA | Jumat, 18 Agustus 2017 | 03:58 WIB

Alor, NTT - Warga Desa Tube Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekarang bisa menikmati jaringan internet 4G LTE pasca peresmian menara BTS (Base Transceiver Station) oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Desa Tude.

Persemian itu bertepatan dengan Hari Jadi ke-72 RI, Kamis (17/8).

Meskipun jauh dari Kalabahi, Ibukota Alor, dan harus melewati lautan, warga desa Tube sudah bisa menikmati jaringan internet yang cepat untuk mendapat informasi atau berhubungan dengan orang di seberang.

Kabupaten Alor terdiri atas 16 pulau besar dan kecil. Sembilan pulaunya telah dihuni, selebihnya belum. Kabupaten yang luasnya sekitar 2.864,6 kilometer persegi ini terdiri dari dua pulau besar, yakni Alor dan Pantar. Desa Tube, tempat peresmian BTS, berada di Pulau Pantar.

Setelah memimpin upacara bendara 17 Agustus di Stadion Mini Kalabahi, Menkominfo Rudiantara yang ditemani oleh Bupati Alor Amon Djobo dan pejabat yang mewakili Gubernur NTT Frans Lebu Raya menuju Desa Tube. Mereka harus melalui jalan laut dan darat agar sampai di sana.

Rudiantara dan rombongan pun menggunakan Kapal Basarnas dan sejumlah kapal laut lainnya. Perjalanan laut dari Pelabuhan Dulionong Kalabahi memakan waktu 1,5 jam untuk sampai Desa Tamak, Kecamatan Pantar Timur, yang persis berada di tepi pantai.

Dari Desa Tamak ini, Rudiantara dan rombongan menggunakan kendaraan darat menuju desa Tube dengan lamanya perjalanan kurang lebih satu jam dan jarak 20 kilometer.

Setiba di Desa Tube, Rudiantara dan Bupati Amon disambut dengan acara adat dan tarian leko-leko oleh warga desa. Acara adat ini juga diiringi oleh lagu-lagu kebangsaan yang dinyanyikan oleh anak sekolah tingkat dasar sampai tingkat lanjut.

Setelah prosesi penerimaan, Bupati Amon menyapa secara resmi Menteri Rudiantara dalam sambutannya. Tak lupa Bupati menyampaikan terima kasih kepada Menteri Rudiantara yang sudah bersedia hadir ke salah satu daerah terpencil dan membawa berkah kepada masyarakat Alor pada umumnya dan warga desa Tube pada khususnya.

"Bapak berada di Pulau terpencil. Bapak sudah merasakan tantangan topografi di sini, setelah melalui laut, kemudian harus jalan darat dengan jalan yang tidak mulus dan berdebu. Tentunya, kehadiran bapak membawa berkat untuk daerah terpencil. Bapak ini luar biasa datang untuk bersama masyarakat kecil," ujar Bupati Amon yang disambut tepuk tangan oleh warga.

Membangun dari Pinggiran
Ketika tiba giliran sambutan, Rudiantara juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan masyarakat Alor yang luar biasa atas dirinya. Dalam sambutan itu juga, dia menuturkan bahwa kehadiran dirinya di Alor dan Desa Tube serta peresmian BTS merupakan perwujudan dari program ketiga Nawacita pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

"Saya hadir di sini dan meresmikan BTS dalam rangka fokus pemerintahan Jokowi-JK membangun Indonesia dari pinggiran, daerah terpencil dan terluar sehingga daerah-daerah di Alor ini nanti bisa terhubung dengan semua daerah di Indonesia melalui internet," ujar Rudiantara yang mengenakan pakaian adat Alor.

Alor yang merupakan daerah perbatasan, kata dia, harus mendapat akses internet yang sama dengan Jakarta atau kota-kota besar lain. Menurut dia, jaringan dan internet masuk desa merupakan salah satu wujud membangun dari pinggiran sehingga fokus pembangunan tidak hanya di Jawa atau di kota-kota besar saja.

"Nah, inilah keberpihakan pemerintah, yang tidak hanya dilakukan fokus ke kota-kota besar dan pulau Jawa, tetapi juga di luar-luar ini yang harus kita perhatikan. Jadi, pemerataan harus berjalan baik di Indonesia dan ini adalah hanya salah satu sektor saja, belum yang lain," ungkap dia.

Rudiantara juga berharap dengan adanya BTS 4G LTE hasil kolaborasi Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) dan Telkomsel, anak-anak sekolah di Alor baik SD, SMP dan SMA mudah mengakses internet.

"Sehingga mereka bisa siap menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Karena persaingan tidak hanya antar pulau, kini sudah antar negara," tutur dia.

Bentuk konkret manfaat dari BTS di Desa Tube adalah jaringan ditingkatkan dari 3G menjadi 4G sehingga warga tidak lagi hanya telepon atau kirim SMS saja, tetapi juga bisa melakukan video conference atau mengakses internet lebih cepat.

Guna menguji kemampuan koneksi 4G LTE, Menkominfo pun melakukan panggilan video dengan Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang tengah berada di Istana Negara.

Setelah itu, Telkomsel memberi Bantuan 50 HP 4G beserta SIM card-nya, dan PT Surya Energi Indotama memberi 200 unit power bank tenaga surya.

Acara peresmian BTS ini diakhir dengan makan bersama dan setelahnya Menteri Rudiantara kembali ke Alor bersama Bupati dan seluruh rombongan.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT