Penurunan Bendera, Presiden Sempat Bingung

Presiden Joko Widodo, didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: / YUD | Jumat, 18 Agustus 2017 | 18:44 WIB

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sempat bingung saat mengambil bendera dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8) kemarin.

"Saya kan nggak pakai gladi, yang saya lihat gladi pagi, yang sore saya tidak ingat," kata Presiden Jokowi ketika silaturahim dengan Paskibraka dan teladan nasional 2017 di Istana Negara Jakarta, Jumat (18/8).

Ia menyebutkan saat pembawa bendera naik dan sampai di depannya, ia pun berbisik-bisik kepada pembawa bendera.

"Saya bisik-bisik ke pembawa bendera, ini diambil bendera dengan bakinya atau benderanya saja," katanya.

Presiden Jokowi sempat mengambil bendera dengan bakinya namun kemudian pembawa bendera memberi tahu bahwa yang diambil cukup benderanya saja.

"Saya sudah sempat ambil sama bakinya, tapi kemudian saya ganti, tidak ada yang tahu kan," kata Jokowi sambil menanyakan kepada hadirin apakah ada yang tahu dirinya sempat berbisik-bisik itu.

Ia menyebutkan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berada di dekatnya juga tidak mengetahui hal itu.

"Pak Wapres yang dekat dengan saya tidak tahu, itulah perlunya gladi," kata Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla.

Pada Kamis (17/7) dilaksanakan Upacara Peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Jakarta.

"Kemarin kita sudah melihat bersama Upacara Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI telah kita laksanakan, semua berjalan dengan baik dan yang paling penting pesan yang ingin kita sampaikan pada perayaan 17 Agustus adalah kebersamaan," katanya.

Presiden Jokowi ingin pesan itu sampai ke masyarakat untuk mengingatkan Indonesia majemuk dengan beragam suku, agama, dan lainnya.

"Kalau lihat media hari ini dan kemarin, semoga pesan itu sampai ke masyarakat," kaya Jokowi.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT