Anggota Polri Pungli, Kapolri Sebut Dia Pengkhianat

Jenderal Tito Karnavian. (Antara)

Oleh: Farouk Arnaz / YUD | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:59 WIB

Jakarta - Mabes Polri angkat bicara soal sopir korban pungli oleh oknum polisi nakal di Kalimantan Selatan. Sopir yang berani merekam dan lantas menggugah video itu di media sosial--yang lantas viral itu--akan diberi penghargaan alih-alih akan dipidana.

"Terkait video di medsos yang menayangkan oknum polisi lalu lintas tengah melakukan pungli kepada seorang sopir, tayangan tersebut menjadi viral di medsos memunculkan banyak tanggapan negatif dari masyarakat dan netizen," kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto melalui rilis, Sabtu (19/8).

Menyikapi hal tersebut, Rikwanto melanjutkan, Kapolda Kalimantan Selatan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan di lapangan sekaligus pemeriksaan kepada oknum polisi lalu lintas dimaksud.

Setelah dilakukan penyelidikan didapatkan fakta bahwa peristiwa tersebut memang benar terjadi. Pungli dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas berinisial Aiptu MM dan Bripka DB dari Polsek Labuan Aman Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah.

"Saat ini terhadap oknum tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan akan dilakukan proses tindakan hukum lebih lanjut di internal Polri," tegasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Rikwanto melanjutkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan dalam peristiwa suap-menyuap maka polisi dan penyuap bisa dikenakan pidana.

"Kalau pemerasan maka polisinya saja yang dipidana. (Karena) peristiwa tersebut benar terjadi pengunggahnya tidak dipidana justru dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya," tambah Rikwanto mengutip Tito.

Baru kalau yang diunggah adalah peristiwa yang tidak benar maka itu baru dapat dikenakan UU ITE.

"Setelah di cek Kapolda Kalsel dan Kadiv Propam Mabes Polri saya turunkan tim kesana (memang benar)," urainya.

Dalam keterangannya pada hari Sabtu siang tadi Kapolda Kalimantan Selatan menyatakan bahwa anggota yang pungli akan di proses hukum dan sopir yang menayangkan video itu akan di beri penghargaan.

Rencananya hari Senin (21/8) akan diadakan acara pemberian penghargaan oleh Kapolda kepada sopir tersebut.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT