OTT Bupati Batubara Diduga Terkait Suap Proyek

Ilustrasi OTT KPK (Beritasatu.com)

Oleh: Fana Suparman / YUD | Rabu, 13 September 2017 | 19:15 WIB

Jakarta - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Batubara, Sumatera Utara berinisial OAZ dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Rabu (13/9). Selain OAZ KPK juga menangkap enam orang lainnya yang terdiri dari unsur pejabat daerah dan pihak swasta.

Ketujuh orang itu ditangkap usai bertransaksi suap. Diduga, OAZ menerima suap terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Batubara.

"Indikasinya penerimaan hadiah atau janji tersebut terkait dengan adanya fee terkait pengurusan sejumlah proyek di sana," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/9).

Selain menangkap para pihak tersebut, tim Satgas juga menyita uang yang diduga merupakan suap kepada AOZ. Meski demikian, Febri masih enggan merinci secara spesifik proyek yang menjadi bancakan AOZ. Dikatakan, informasi secara rinci mengenai OTT ini akan disampaikan dalam konferensi pers Kamis (14/9).

"Belum banyak hal ynag bisa saya sampai kali ini, informasi lebioh rinci akan kita sampaikan besok pada saat konferensi pers," kata Febri.

Para pihak yang ditangkap saat ini sedang diperiksa intensif di Mapolda Sumatera Utara. Nantinya, pemeriksaan ini akan dilanjutkan setelah ketujuh orang tersebut tiba di Gedung KPK. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak ini.

"Kita akan sampaikan juga persisnya siapa yang ditetapkan sebagai tersangka atau siapa yang statusnya sebagai saksi dan kasusnya terkait dengan apa," katanya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT