Pesparawi Tanah Papua Akan Dibuka Kolaborasi Seni Remaja Masjid dan Gereja

Ketua Pesparawi Tanah Papua Ke-12 Rita Teurupun (kanan) bersama warga Kaimana siap menyambut tamu di Bandara Utarom, Kaimana, Papua Barat, Rabu, 13 September 2017 siang. (Suara Pembaruan/SP/Yuliantino Situmorang)

Oleh: Yuliantino Situmorang / YS | Rabu, 13 September 2017 | 19:24 WIB

Kaimana– Kolaborasi seni puluhan remaja masjid dan gereja di Kaimana akan mengawali acara pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tanah Papua Ke-12 di Stadion Triton, Kaimana, Papua Barat, Jumat (15/9) malam.

Acara pembukaan Pesparawi itu rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo, sejumlah menteri Kabinet Kerja, dan seluruh kepala daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Para remaja masjid dan pemuda gereja ini akan tampil bersama dalam satu panggung. Ini menunjukkan toleransi dan keberagaman yang erat di masyarakat Papua,” ujar Ketua Panitia Pesparawi Tanah Papua Rita Teurupun di Kaimana, Papua, Rabu (13/9).

Dalam kolaborasi itu, sebanyak 30 remaja Masjid At-taqwa Krooy akan menghadirkan kesenian Hadrat, sedangkan puluhan remaja gereja dari berbagai gereja di Kaimana akan tampil dengan tari-tarian diiringi tiupan terompet sangkakala.

Selain kolaborasi itu, acara pembukaan yang dipandu Nico Siahaan dan Yuanita Christiani tersebut juga akan menampilkan kesenian tradisional Papua dan gempita paduan suara bersama.

Bupati Kaimana Matias Mairuma mengatakan, toleransi umat beragama sangat kental di Papua. Saat di daerah lain masih mempersoalkan keberagaman dan toleransi, masyarakat Papua sudah kuat menjunjung toleransi. Kolaborasi remaja masjid dan gereja itu menjadi bukti toleransi yang menjadi ciri khas Papua.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh SP,  acara pembukaan Pesparawi digelar pada 15 September, walaupun lomba Pesparawi sudah digelar sejak 9 September lalu. Hal itu sesuai penjelasan Mensesneg Pratikno kepada panitia awal Agustus lalu. Ketika itu dijelaskan, pada 9 September, Presiden Jokowi tidak akan bisa membuka Pesparawi karena dijadwalkan berkunjung ke Vietnam. Pesparawi Tanah Papua digelar pada 9-20 September 2017.

Namun, kabar yang beredar di sela-sela kegiatan Pesparawi, Rabu (13/9) sore, belum ada kepastian Presiden akan membuka Pesparawi. Sebab, pada 15-18 September, Presiden dikabarkan akan berkunjung ke sejumlah daerah seperti Banjarmasin, Solo, dan Magelang.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT