Sejumlah Tokoh Indonesia Terima Bintang Jasa Belgia

Waketum Kadin Indonesia James Riady (kedua kiri) mendampingi Ketum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani (keempat kanan), Waketum Kadin bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani (ketiga kanan), serta mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin (keempat kiri) saat menerima penghargaan dari Pemerintah Belgia di Jakarta, 13 September 2017. (Istimewa)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Rabu, 13 September 2017 | 22:29 WIB

Jakarta - Sejumlah tokoh Indonesia menerima penghargaan Bintang Jasa Utama dari Pemerintah Belgia atas peran mereka dalam memajukan hubungan bilateral khususnya di bidang kerjasama ekonomi.

Penghargaan Commander in the Order of Leopold of Belgium itu diberikan Rabu (13/9) antara lain kepada mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Hubungan Internasional sekaligus CEO Sintesa Group, Shinta W Kamdani, dan mantan Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa Arif Havas Oegroseno.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Duta Besar Kerajaan Belgia untuk Indonesia Patrick Herman di kediamannya di Jakarta.

Sejumlah tokoh lainnya turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Dr James Riady dan Yugi Prayanto, dan pengusaha perkapalan Carmelita Hartoto.

"Ini merupakan sebuah kehormatan bagi saya pribadi dan keluarga. Saya juga akan terus berkontribusi bagi peningkatan kerja sama ekonomi, hubungan bilateral dan mempererat interaksi komunitas bisnis kedua negara," kata Saleh, yang kini menjabat sebagai Managing Director Sinar Mas Group.

Bintang jasa Commander in the Order of Leopold of Belgium merupakan penghargaan nasional Belgia tertinggi kepada individu yang dinilai berjasa bagi Belgia. Sebelumnya, penghargaan yang sama juga telah diberikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2009.

Hubungan Indonesia dan Belgia telah terjalin sejak lama. Pada 1949, Belgia menjadi salah satu dari negara-negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

Pada Maret 2016, Putri Astrid, saudara perempuan dari Raja Philippe, memimpin misi ekonomi Belgia ke Indonesia. Presiden Joko Widodo mengunjungi Belgia pada bulan April 2016 dan bertemu dengan Raja Belgia.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT