OTT Kepala Daerah, Mendagri: Saya Kecewa

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sendiri (beritasatu tv)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Kamis, 14 September 2017 | 21:04 WIB

Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku kecewa terhadap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, dan kepala daerah lainnya yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tjahjo menilai OTT KPK sudah banyak menyasar pejabat lingkup Kemendagri.

"Terus menyesal, terus kecewa. Mau apa lagi?" kata Tjahjo di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta pada Kamis (14/9).

Tjahjo Kumolo berujar internal Kemendagri sebenarnya telah melakukan pengawasan untuk mencegah praktek korupsi kepala daerah. Kepala daerah dan anggota DPRD, kata Tjahjo, seharusnya memahami area rawan Korupsi.

"Kemarin Bengkulu mudah-mudahan yang terakhir, masih ditambah beberapa DPRD, ditambah Wali Kota Tegal. Sekarang Batubara. Ya, kembali lagi ke orangnya," ucap Tjahjo.

Tjahjo menjelaskan Kemendagri sudah melakukan banyak upaya untuk mengurangi pejabat yang terkena OTT, antara lain mengimbau pejabat untuk mencermati area rawan korupsi seperti perencanaan anggaran, belanja hibah, retribusi pajak, serta jual beli jabatan.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT