Aktivitas Gunung Agung Alami Peningkatan

Ilustrasi Gunung Agung, di Provinsi Bali. (Istimewa)

Oleh: I Nyoman Mardika / FER | Kamis, 14 September 2017 | 21:31 WIB

Denpasar - Sebulan belakangan, Gunung Agung yang terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali, memperlihatkan peningkatan aktivitas. Gempa kecil mulai terjadi di puncak gunung.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengungkapkan, berdasar hasil pemantauan terjadi peningkatan aktivitas yang cukup signifikan.

"Peningkatan aktivitas seperti gempa kecil mulai terjadi di puncak Gunung Agung sejak sebulan belakangan, meski masih normal," kata Arimbawa, Kamis (14/9).

Hasil pemantauan sepanjang bulan Agustus - September, petugas merekam gempa di Puncak Gunung sebanyak sebanyak 99 kali, dengan kategori 46 kali gempa tektonik jauh, 15 tektonik lokal, 37 gempa di dalam, satu kali gempa dangkal.

"Peningkatan aktivitas juga belum mempengaruhi aktivitas pendakian. Sampai saat ini, pendaki dan guide tetap melakukan aktivitas pendakian," tambahnya.

Dari hasil koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengaku, cuaca di atas Gunung Agung masih cerah dan gerimis saat sore dan malam hari.

"Kondisi Gunung Agung masih aman dan normal, cuma gempa kecil di puncak. Kita akan teruskan segera perkembangan informasi yang diterima," tegas Arimbawa.

Hal senada juga diungkapkan Humas Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, I Wayan Suara Arsana. Pria yang akrab disapa Suara ini mengatakan, aktivitas Gunung Agung yang mengalami peningkatan masih aman, dan normal.

"Memang sering ada gempa kecil di puncak. Tapi itu biasa terjadi, namanya juga masih aktif. Gempa tak sampai ke kampung, cuma di puncak Gunung saja," kata Suara.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT