Terima Moge, Auditor BPK Jadi Tersangka Suap

Ilustrasi KPK (BeritaSatu Photo/Danung Arifin)

Oleh: Fana Suparman / YUD | Kamis, 21 September 2017 | 09:51 WIB

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru kasus tindak pidana korupsi terkait penerimaan hadiah atau janji. Hal ini mencuat saat petugas KPK membawa seorang pria yang sudah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye keluar dari Gedung KPK menuju mobil tahanan pada Rabu (20/9). Jubir KPK, Febri Diansyah mengakui adanya penahanan terhadap tersangka baru tersebut.

"Benar ada penahanan tersangka baru," kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu (20/9) malam.

Namun, Febri masih enggan memerinci identitas tersangka baru tersebut. Febri pun tak menjelaskan mengenai kasus yang menjerat tersangka baru ini.

"Ada kasus baru sedang proses, nanti kami informasikan lebih lengkap informasinya pada hari Jumat (22/9)," katanya.

Berdasar informasi, tahanan baru itu merupakan auditor VII BPK berinsial SY. SY ditahan lantaran telah menyandang status tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji. SY diduga menerima motor gede (moge) Harley Davidson Sportster. Moge tersebut saat ini sudah diamankan penyidik KPK.

"Dugaan penerimaan Moge. Sudah diamankan," kata seorang sumber.

Sumber itu menyebut, moge tersebut diterima SY dari salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang penyelenggara jasa jalan tol. SY diduga menerima hadiah itu lantaran adanya temuan mencurigakan terkait pengelolaan keuangan perusahaan BUMN ini.

"Ada temuan (BPK) di Jasa Marga. Dia (SY) yang meriksa di Jasa Marga," ungkap sumber.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukan SY ditahan penyidik di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

"SY diduga melanggar Pasal 12 huruf a, b dan Pasal 11 UU Tipikor," katanya.

Meski telah menetapkan SY sebagai tersangka dan menahannya, penyidik KPK terus mengembangkan kasus tersebut. KPK diyakini akan terus mengusut kasus ini dan menjerat pihak yang diduga sebagai pemberi.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT