Aktivitas Gunung Agung Meningkat, Ratusan Warga Mengungsi

Sejumlah warga mengamati Gunung Agung yang masih berstatus siaga dari Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, 20 September 2017. (Antara/Nyoman Budhiana)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Kamis, 21 September 2017 | 18:49 WIB

Karangasem – Sehubungan meningkatnya aktivitas Gunung Agung pada Kamis (21/9), sebanyak 378 jiwa warga Desa Sebudi, Kabupaten Karangasem, mengungsi ke Gor Swecapura, Kabupaten Klungkung, Bali.

Mereka tiba di Gor Swecapura, Klungkung, sekitar pukul 13.30 Wita yang diangkut menggunakan truk terbuka dan kendaraan Satpol PP setempat. Selain itu, sebagian warga mengaku terkejut karena sejak Rabu (20/9) malam aktivitas kegempaan Gunung Agung terus meningkat.

Berdasarkan data laporan pemantauan Gunung Agung periode pengamatan pada Kamis (21/9) dari pukul 06:00-12:00 Wita, cuaca terpantau cerah, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat, suhu udara 18-29 derajat celcius dan kelembaban udara 77-86 persen. Namun, aktivitas kegempaan terus mengalami peningkatan dan merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas.

Siapapun diminta untuk tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius enam kilometer dari kawah puncak Gunung Agung, atau pada elevasi di atas 950 m dari permukaan laut serta perluasan sektoral ke arah Utara, Tenggara dan Selatan-Baratdaya sejauh 7.5 km.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT