Gatot Tegaskan TNI Tunduk pada Presiden

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan), Menko Polhukam Wiranto (kedua kanan), dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) menjawab pertanyaan wartawan seusai memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI dan Polri tahun 2017 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, 24 Juli 2017. (Antara/Puspa Perwitasari)

Oleh: Robertus Wardi / WBP | Kamis, 5 Oktober 2017 | 13:40 WIB

Cilegon - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan TNI akan selalu pegang teguh sumpah prajurit. Salah satunya tunduk pada presiden yang sah.

"Jangan ragukan kesetiaan TNI. TNI akan selalu taat hukum dan tunduk pada presiden yang sah," kata Gatot usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 TNI di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (5/10)‎.

Hadir pada acara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Wapres Try Soetrisno dan para menteri Kabinet Kerja.

Gatot menjelaskan TNI akan selalu setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan UUD 1945. Di sisi lain, TNI menjalankan politik negara. Artinya, TNI tidak akan berpihak pada kepentingan siapa-siapa, tetapi semata-mata berpihak pada masyarakat. ‎"Bagi kami kesetiaan terhadap NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah sendi jiwa raga TNI. Di dalamnya, TNI menjalankan politik negara yang taat pada hukum," tegas Gatot.

Pada kesempatan itu, Gatot menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas antusiasme menyaksikan perayaan HUT ke-72 TNI. Sekalipun hujan dan macet, warga tetap berdatangan ke lokasi menyaksikan berbagai rangkaian acara.

"Bahkan Presiden Joko Widodo harus berjalan kaki 2 kilometer. Itu karena sejak pukul 03.00 WIB, masyarakat sudah berdatangan di tempat ini. Kami tentu tidak bisa melarang mereka untuk nonton," tutup Gatot.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT