Pernyataan Eggi Sudjana Dinilai Ancam Keutuhan NKRI

Eggi Sudjana (kanan) (Beritasatu.com/Farouk Arnaz)

Oleh: Yustinus Paat / HA | Sabtu, 7 Oktober 2017 | 02:41 WIB

Jakarta - Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Marsi Edon menilai pernyataan advokat Eggi Sudjana mengancam keutuhan NKRI.

Menurut Marsi, pernyataan Eggi telah melukai perasaan dan keyakinan umat beragama non-Muslim termasuk umat Katolik di seluruh Indonesia.

"Pernyataan Eggi Sudjana secara langsung mengacam keutuhan dan keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena bersentuhan langsung dengan keyakinan warga negara," ujar Marsi dalam keterangan persnya, Jumat (6/10).

Pernyataan Eggi juga bertentangan dengan Pancasila sebagai ideologi negara, yang digali dari nilai-nilai luhur budaya bangsa. Menurut Marsi, Eggi tidak memiliki kapasitas dan kewenangan untuk menilai dan memberikan tafsir terhadap keyakinan umat beragama yang lain di Indonesia.

"Pengurus Pusat PMKRI meminta Polri untuk segera memproses saudara Eggi Sudjana sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku," tegas dia.

Sebagai organisasi Katolik, PMKRI menyatakan 100 persen Indonesia dan selalu sepenuh hati melaksanakan nilai-nilai luhur Pancasila dalam pembinaan dan perjuangan perhimpunan serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ujarnya.

Sebelumnya beredar rekaman video berisi wawancara Eggi di hadapan wartawan seusai sidang gugatan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) di Mahkamah Konstitusi, Senin (18/9).

Dalam rekaman video, secara tegas Eggi menegaskan tidak ada ajaran selain Islam yang sesuai dengan Pancasila.

“Jadi ajaran-ajaran lain yang selain Islam bertentangan dengan sila pertama dari Pancasila, maka saya sudah ingatkan tadi konsekuensi hukum jika Perppu diterima, maka hukum berlaku, berkekuatan hukum tetap dan mengikat, maka konsekuensi hukumnya ajaran selain Islam harus dibubarkan,” ujar Eggi dalam penggalan pernyataannya yang ada dalam rekaman.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT