Hanura: Sipol KPU Sangat Membantu Parpol

Sekjen Partai Hanura Sarif Sudding (tengah) dan Ketua DPP Partai Hanura Sutrisno Iwantono (kedua kiri) memperlihatkan berkas kelengkapan saat mendaftarkan Partai Hanura sebagai peserta Pemilu 2019 di Kantor KPU Pusat, Jakarta, 12 Oktober 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Yustinus Paat / AO | Kamis, 12 Oktober 2017 | 21:05 WIB

Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyiapkan mekanisme pendaftaran partai politik. Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Hanura Mukhtar Tompo,saat menyerahkan berkas pendaftaran Partai Hanura di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (12/10).

Mukhtar yang merupakan Sekretaris Tim Pemberkasan Verifikasi KPU DPP Hanura menjelaskan bahwa pihaknya telah mengikuti semua syarat yang tertuang dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Verifikasi Parpol.

“Meski persiapannya cukup singkat, semuanya mampu kami selesaikan selama kurang lebih sebulan,” kata anggota DPR itu. Menurut Mukhtar, partainya dapat dengan mudah mempersiapkan berkas pendaftaran, karena cukup terbantu dengan keberadaan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang dibuat KPU.

“Sipol yang diberlakukan KPU kami nilai sangat efektif untuk kebaikan organisasi parpol secara internal dan membantu negara dalam perbaikan administrasi parpol,” ungkapnya. Selain itu, Mukhtar juga menyatakan bahwa Sipol turut membantu parpol dalam merapikan basis data keanggotaan dan kepengurusan.

“Ketika administrasi partai sudah rapi, parpol yang bersangkutan mudah melakukan konsolidasi apa pun. Mutasi penduduk dari satu parpol ke parpol lain juga akan tercatat secara otomatis. Hal ini akan mencegah terjadinya kepengurusan dan keanggotaan ganda parpol,” jelas legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan ini.

Dengan kehadiran Sipol, lanjut Mukhtar, pihaknya tak perlu lagi repot-repot membuka UU atau PKPU, karena sistem itu otomatis merujuk pada peraturan tersebut. “Jadi, jika kita mengisi semua yang dipersyaratkan Sipol, otomatis kita telah memenuhi berbagai persyaratan pendaftaran pemilu yang diwajibkan UU maupun PKPU,” tandas Mukhtar.

Meski demikian, Mukhtar menegaskan bahwa jauh hari sebelum UU Pemilu disahkan, Partai Hanura memang telah siap untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019. “Misalnya, sejak jauh hari, Partai Hanura telah memiliki situs khusus yang memuat basis data keanggotaan partai. Sehingga, ketika KPU meluncurkan Sipol, kami hanya memindahkan basis data kami ke Sipol KPU,” tuturnya.

Mukhtar optimistis, partainya mampu menembus tiga besar dalam Pemilu 2019 mendatang. “Dengan melihat konsolidasi Partai Hanura di bawah kepemimpinan Bapak Oesman Sapta, kami akan masuk tiga besar dalam pemilu mendatang,” katanya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT