PDIP Nilai Sipol KPU Positif, Namun Butuh Penyesuaian

Ilustrasi KPU (Beritasatu.com)

Oleh: Markus Junianto Sihaloho / WBP | Selasa, 17 Oktober 2017 | 18:09 WIB

Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira, menilai Sistem informasi partai politik (Sipol) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah hal yang positif dan bagus karena mempermudah kerja dalam menginventarisasi keberadaan partai.

"Sebaliknya untuk partai, sistem itu juga positif. Yakni partai lebih serius dan rapih melakukan administrasi kepengurusan maupun keanggotaan partai," kata Andreas Hugo Pareira, di Jakarta, Selasa (17/10).

Namun karena ini merupakan pengalaman baru untuk partai politik, Andreas mengakui, dibutuhkan waktu untuk menyesuaikan, khususnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) bidang administratif yang terampil teknologi informasi (TI).

Kendala lain, di daerah yang sulit jaringan internet, Sipol sulit diakses. "Di sisi lain, kita harus berlomba dengan batas waktu dari KPU," kata Andreas.

Namun secara keseluruhan, kader partai di daerah tertantang. Mereka terpacu untuk beradaptasi dengan sistem ini. "Ternyata relatif bisa mengatasi dan melakukan pengisian dengan baik," ujarnya.

Dia mengatakan, dengan adanya Sipol ini justru mendorong partai untuk mempersiapkan masuk dalam dunia transparansi secara profesional. ‎"Lewat Sipol, parpol juga akan lebih mudah mendata kepengurusan terutama di daerah, dan keanggotaannya. Jadi mencegah juga keanggotaan ganda," katanya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT