‎Ahmad Syaikhu: Lebih Banyak Gonjang Ganjing dari Gerindra

Ahmad Syaikhu (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Oleh: Mikael Niman / HA | Rabu, 18 Oktober 2017 | 04:59 WIB

Bekasi - Ahmad Syaikhu menegaskan dirinya masih menjadi calon wakil gubernur dipasangkan dengan Dedy Mizwar untuk maju di pemilihan gubernur Jawa Barat 2018 mendatang.

Syaikhu, yang sekarang menjabat Wakil Wali Kota Bekasi, mengatakan Partai Keadlian Sejahtera (PKS) tempatnya bernaung sudah mantap dengan pilihan ini.

Dia menjelaskan, kegaduhan yang dipicu oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi -- yang menyatakan untuk menarik dukungan terhadap pasangan ini‎ -- hanya dianggap sebagai dinamika di internal Gerindra.

"Lebih banyak gonjang-ganjing justru dari Gerindra. PKS sudah siap, saya sudah berkeliling ke 17 kota/kabupaten di Jabar. Walaupun ada gonjang-ganjing, saya anggap ini sebagai upaya Gerinda Jabar untuk memperluas koalisi karena sama sudah firmed (pasti)," ujar Syaikhu, Selasa (17/10).

Syaikhu menegaskan dia dan Dedy dipasangkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Syuro PKS‎ Salim Segaf Al Jufri‎. Dengan demikian, hanya kedua pucuk pimpinan partai inilah yang bisa membatalkan atau menarik dukungannya.

"‎Sepanjang bukan dinyatakan langsung oleh Pak Prabowo, saya anggap itu sebagai dinamika dalam internal Gerindra kecuali Pak Probowo langsung atau Pak Segaf Salim Al Jufri yang langsung menyatakan untuk menarik dukungan kepada kami, yang akan saya perhatikan betul. Bahwa sudah tidak lagi memberikan dukungan kepada Pak Dedy Mizwar dan saya," jelasnya.

"Menurut saya, kami (Dedy Mizwar-Ahmad Syaikhu) sudah final, ini mengacu kepada pimpinan puncak partai."

Lumbung Suara PKS
Syaikhu menambahkan, lumbung suara PKS di Jawa Barat paling tidak di enam kota/kabupaten yang dipimpin oleh kader PKS.

"Lumbung suara PKS, di antaranya (fungsionaris) PKS yang mengemban amanah sebagai wali kota atau wakil wali kota atau bupati atau wakil bupati, misalnya Depok, Kota Bekasi, Kota dan Kabupaten Bandung, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Garut. Ada enam kota/kabupaten yang menjadi andalan untuk kemenangan kami," ungkapnya.

Selain itu juga fungsionaris PKS yang menjadi pimpinan DPRD seperti di Subang, Sumedang, dan Kuningan.

"Sedangkan, komunikasi politik (dengan partai lain) diserahkan kepada Sekretaris‎ Umum DPW PKS Jabar. Kita berbagi tugas dengan beliau. Saya berkeliling untuk menemui simpul-simpul tokoh se-Jabar. Komunikasi tetap berjalan dengan Gerinda di Kota Bekasi dan Jawa Barat," tutur Syaikhu yang juga Ketua DPW PKS Jawa Barat.

Terkait manuver Dedy yang membuka komunikasi politik dengan PDI Perjuangan Jawa Barat, dia menilai hal itu sebagai upaya perluasan koalisi dengan partai lain.

"Koalisi ini masih cair di Jabar, siapa saja bisa berkoalisi. Kalau koalisi ini menjadi besar dan bisa meraih kemenangan, sangat mungkin bisa kita lakukan, seperti upaya Pak Dedy Mizwar dengan PDI Perjuangan," tambahnya.

Saat ini, sambung Syaikhu, koalisi sudah pasti yakni PKS dan Gerindra, yang dinyatakan oleh pucuk pimpinan partai.

"Koalisi kami juga diperluas dengan beberapa partai seperti PDIP, Demokrat, PAN. Ini koalisi masih cair," kata dia.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT