Tiga Tahun Jokowi-JK: 204 WNI Bebas dari Hukuman Mati

TKI asal Kalsel Abdul Azis Supiani disambut keluarga saat tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, 4 Juni 2015. (Antara/Hery Murdy Hermawan)

Oleh: Robertus Wardi / FMB | Jumat, 20 Oktober 2017 | 18:08 WIB

Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengemukakan selama tiga tahun pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) memimpin bangsa ini, sudah ada 204 Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang berhasil selamat dari hukuman mati. Mereka tersebar di berbagai negara, terutama Timur Tengah dan Asia.

“Pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan sumber daya beserta aparaturnya untuk memberikan perlindungan WNI di luar negeri,” kata Wiranto di Jakarta, Jumat (20/10).

Ia menjelaskan para WNI yang selamat dari hukuman mati itu terlibat dalam berbagai kasus. Ada kasus pembunuhan, penyikasaan, perampokan, dan sebagainya.

“Pemerintah terus memberikan perlindungan yang maksimal kepada warga kita di luar negeri,” tutur Wiranto.

Menurutnya, pemerintah Jokowi-JK juga berhasil memulangkan atau repatrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 142.733 orang. Mereka terutama yang berada di Malaysia dan Arab Saudi. Selain itu, Jokowi-JK juga berhasil menyelesaikan 25.620 kasus di luar negeri. Ada 1.035 kasus tindak pidana perdagagan orang yang dapat diselesaikan.

“Pemerintah juga berhasil membebaskan 29 WNI yang disandera,” tuturnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT