Polda Bali Selidiki Jaringan Narkoba Wakil Ketua DPRD

Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus R Golose. (Antara)

Oleh: / WBP | Selasa, 14 November 2017 | 15:34 WIB

Denpasar- Polda Bali menyelidiki jaringan narkoba yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika setelah ditangkap pada Senin (13/11) di sebuah kandang sapi di Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Kami perlu pengembangan, dari mana pelaku mendapatkan narkoba dan jaringan mana," kata Kapolda Bali Inspektur Jenderal Petrus Golose di Denpasar, Selasa (14/11).

Menurut Kapolda Bali, penyidik saat ini tengah berkonsentrasi memeriksa politisi yang telah dipecat dari Gerindra itu.

Pihaknya memiliki waktu enam hari untuk memeriksa Jero Jangol itu di Markas Komando Brimob Polda Bali termasuk mendalami motif dan modus operandinya.

Tidak hanya terkait narkoba, polisi juga akan memeriksa kepemilikan senjata api yang ditemukan saat petugas kepolisian menggerebek kediamannya di Jalan Batanta Nomor 70 Denpasar pada Jumat (3/11).

Jenderal bintang dua itu menambahkan orang-orang yang membantu Jero Jagol selama masa pelariannya diperiksa karena menghambat proses penyelidikan.

Sebelumnya Kepolisian Resor Kota Denpasar menggerebek kediaman tersangka pada Jumat (3/11) sekitar pukul 23.00 Wita dan menangkap enam orang tersangka yang berperan sebagai pengedar. Namun Jero Jangol kabur lewat jendela bersama istri pertamanya Dewi Ratna dan saudaranya Wayan Suandana alias Wayan Kembar.

Saat ini hanya Wayan Kembar yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buronan Polresta Denpasar.

Di kamar utama milik Jero Jangol polisi mendapati sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu-sabu, satu pucuk senjata api jenis bareta, senjata tajam dan sabu-sabu yang dikemas dalam tujuh paket seberat 15 gram serta receiver kamera pengawas atau CCTV.

Total barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang diamankan dari kediaman tersangka mencapai 22,52 gram.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT