Menhan Ajak Masyarakat Dukung Pembebasan Sandera

Ryamizard Ryacudu dan Gatot Nurmantyo. (Antara)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Selasa, 14 November 2017 | 21:11 WIB

Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengajak masyarakat mendukung pembebasan 1300 sandera di dua desa di Papua.

Ryamizard menilai ada ketidakkompakan dalam pelaksanaan operasi pembebasan sandera di Papua. Hal itu mungkin terjadi karena berbagai alasan salah satunya terkait HAM.

"Polisi dan tentara yang ada di sana (Papua) kita dukunglah supaya mereka semangat, jangan ditakut takuti, melanggar HAMlah apalah. Mereka ke sana untuk mengamankan negara," kata Ryamizard di kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Menurutnya, dukungan warga kepada Polri dan TNI dalam menjalankan tugasnya di lapangan merupakan wujud adanya kerjasama antar elemen bangsa.

Banyaknya analisis dan wacana yang berkembang di media membuat operasi pembebasan sandera dianggap tidak berjalan maksimal.

"Nanti kalau kita menghadapi mereka nanti dianggap melanggar HAM, itu kan tanda (kita) tidak kompak," tegasnya.

"Prajurit itu untuk negara ini mati pun dia mau, harus siap. Kalau dia ga siap ngapain dia ke situ (medan konflik-red)," imbuh Ryamizard.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT