Keluarga Penyerang Mapolres Dharmasraya Jalani Tes DNA

Foto suasana Kantor Polres Dharmasraya seusai terbakar di Dharmasraya, Sumatera Barat, 12 November 2017. (Antara/Ilka Jensen)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Selasa, 14 November 2017 | 21:33 WIB

Padang - Kedua keluarga pelaku penyerangan Markas Polres Dharmasraya, Sumatra Barat mendatangi RS Bhayangkara Kota Padang, tempat kedua jenazah pelaku disemayamkan.

Keluarga kedua pelaku penyerangan dan pembakaran mapolres menjalani tes DNA untuk kemudian dicocokkan dengan DNA pelaku.

Keluarga pelaku segera digiring ke ruangan Kepala Rumah Sakit untuk diberikan penjelasan setibanya di rumah sakit pada Selasa (14/11). Mereka kemudian dibawa menuju ruang jenazah.

Setelah pihak rumah sakit mengambil sampel DNA untuk memastikan hubungan keluarga dan pelaku, keluarga kemudian diperkenankan membawa jasad kedua pelaku untuk dimakamkan di Kota Muaro Bungo dan Merangin Provinsi Jambi.

Diberitakan sebelumnya, Eka Fitria Akbar (24 tahun) yang merupakan warga Kabupaten Muaro Bungo, Jambi dan Enggria Sudarmadi (25 tahun), warga Merangin, Jambi diduga melakukan penyerangan atas Mapolres Dharmasraya. Keduanya juga disebut berupaya melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian. Polisi akhirnya menembak keduanya hingga tewas.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT