Hindari Ancaman Asam Urat

Dokter internis Reumatologi Siloam Hospital Lippo Village, dr. Sandra Sinthya (kiri) tengah menjelaskan terkait asam urat kepada masyarakat awam. (Istimewa)

Oleh: Hendro D Situmorang / WBP | Minggu, 19 November 2017 | 18:31 WIB

Tangerang - Asam urat menjadi ancaman penyakit yang cukup serius. Salah satu jenis rematik ini harus dikenali dan dihindari. Pasalnya bila sudah terkena, pasien akan menderita kesakitan. Oleh karena itu Siloam Hospitals mengedukasi masyarakat terkait penyakit ini dengan menggelar acara talkshow bertajuk “Penanganan Nyeri Karena Asam Urat”. Acara berlangsung di Ballroom Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Sabtu (18/11).

Talkshow menghadirkan pembicara dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR dan dr. David Rustandi, SpPK. Kedua dokter tersebut membahas hal mitos dan fakta yang berkembang di kalangan masyarakat terkait penyakit asam urat ini.

Internis Reumatologi Siloam Hospital Lippo Village, dr. Sandra Sinthya mengatakan penyakit ini diakibatkan kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh manusia. Pada kematian sel, akan dihasilkan substansi yang disebut purin. Adapun pemecahan purin akan dieliminasi dalam bentuk asam urat. Asam urat akan larut dalam darah dan dikeluarkan lewat ginjal.

“Secara normal manusia memiliki asam urat dalam tubuhnya. Kadar yang berlebihan bisa memicu timbulnya gangguan yakni penumpukan kristal asam urat di jaringan dan sekitar sendi, sehingga menimbulkan peradangan,” ujar dokter Sandra pada keterangannya Minggu (19/11).

Menurut dia, asam urat timbulnya tiba-tiba dan sangat sakit sehingga membuat orang tidak bisa berjalan dan biasanya akan membaik dengan sempurna. Hal itu sebagai gambaran serangan asam urat akut.

Saat menderita nyeri akut, hal yang dilakukan adalah istirahat sendi yang terkena selama 24 jam, kemudian angkat sendi sakit, gunakan cold pack atau kompres dengan es batu. "Untuk diingat jangan minum obat aspirin dan obat penurun asam urat saat nyeri akut dan segera berkonsultasi dengan dokter," tegasnya.

Sementara persepsi penderita asam urat tak boleh konsumsi kangkung dan bayam, adalah mitos. Justru sayuran hijau ini dianjurkan. Hal tersebut berdasarkan rekomendasi dari American College of Rheumatology atau acuan dokter-dokter rematik dunia, dimana mengkonsumsi sayuran hijau seperti bayam dan kangkung sangat dianjurkan bagi pasien asam urat atau gout artristis.

"Bayam dan kangkung tidak menjadi penyebab asam urat, seperti yang selama ini berkembang di masyarakat. Itu hanyalah mitos. Susu low fat atau rendah lemak, buah segar dan makanan berserat juga baik untuk dikonsumsi," ungkapnya yang menyarankan hindari rokok atau vape (rokok elektrik).

Selain itu pantangan penderita asam urat adalah daging merah, seperti daging sapi, kambing, domba atau apapun hewan berkaki empat. Kemudian minuman alkohol, seafood dan jeroan yang bisa memperparah keadaan.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT