Pilot Bicara Rasis, Garuda Minta Maaf

Seornag pilot Garuda Indonesia yang tidak diidentifikasi namanya terekam video mengucapkan kalimat rasis di Bandara Silangit, Sumut, pada 31 Oktober 2017. (YouTube)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Selasa, 21 November 2017 | 00:37 WIB

Jakarta - Maskapai nasional PT Garuda Indonesia meminta maaf atas insiden di bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara, di mana salah satu pilotnya terekam video mengucapkan kalimat rasis dan kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam pernyataan tertulisnya, Senin (20/11), Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono membenarkan kejadian tersebut dan menyesalkan pernyataan yang dilontarkan pilot itu, tanpa menyebutkan namanya.

"Rekaman video percakapan antara pilot Garuda Indonesia dan petugas bea cukai tersebut terjadi pada tanggal 31 Oktober 2017 di bandara Silangit," tulis Hengki.

Ketika itu pesawat dengan nomor penerbangan GA8510 baru mendarat di Bandara Silangit. Setelah penumpang turun, petugas bea dan cukai setempat masuk kabin dengan maksud memeriksa pesawat dan tas kru.

Pada saat itulah terjadi perdebatan antara pilot dengan petugas, dan seseorang merekamnya diam-diam.

"Ini pesawat punya negara," kata si pilot dalam video yang beredar luas di media sosial. Lalu dia menyebutkan etnis tertentu dengan nada sinis.

Menurut Hengki, pilot menolak diperiksa karena selama ini memang belum pernah ada pemeriksaan di dalam kabin. Namun akhirnya si pilot mengizinkan dilakukannya pemeriksaan.

"Pada saat pilot memberikan penolakan secara tidak sengaja dalam kondisi emosi terucap kata-kata yang bernada menyinggung etnis tertentu dan maskapai tertentu," kata Hengki.

"Garuda Indonesia sangat menyesalkan perilaku dan pernyataan pilot tersebut. Garuda Indonesia memastikan pernyataan yang diucapkan pilot tersebut merupakan hal yang bertentangan dengan komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang menjunjung tinggi etika keberagaman budaya dalam budaya kerja yang dijalankan perusahaan."




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT