HLM-PEM III, RI-Tiongkok Harapkan Kerja Sama Konstruktif

HLM-PEM III, RI-Tiongkok Harapkan Kerja Sama Konstruktif
Tarian Bali menghibur Delegasi Indonesia dan Tiongkok dalam Rapat Pejabat Tinggi atau Senior Official Meeting (SOM), Pertemuan Tingkat Tinggi Hubungan Antarmasyarakat (High Level Meeting-Peopke to People Exchange Mechanism/HLM-PEM) III, di Hotel Alila, Surakarta, Selasa 29 November 2017. ( Foto: Beritasatu Photo / Jeany Arylien Aipassa )
Jeanny Aipassa / WBP Selasa, 28 November 2017 | 11:47 WIB

Surakarta - Pertemuan Tingkat Tinggi Hubungan Antarmasyarakat (High Level Meeting-Peopke to People Exchange Mechanism/HLM-PEM) ketiga antara Pemerintah Indonesia dan Tiongkok diharapkan menghasilkan kesepakatan kerja sama yang konstruktif. Pernyataan itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Agus Sartono, dalam sambutannya saat pertemuan pejabat tinggi (Senior Official Meeting/SOM), yang berlangsung di Hotel Alila, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (29/11).

Agus bertindak sebagai pemimpin delegasi Indonesia dalam sesi SOM, HLM-PEM III RI-Tiongkok. Sedangkan delegasi Tiongkok dipimpin Wakil Menteri Pendidikan Tiongkok, Tian Xuejun. Hadir dalam SOM tersebut, pejabat eselon I Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Kementerian Pariwisata.

Dalam sambutannya, Agus mengatakan RI-Tiongkok telah mencapai sejumlah kesepakatan dalam dua penyelenggaraan HLM-PEM sebelumnya, sehingga pertemuan ketiga difokuskan membahas implementasi kesepakatan tersebut. Menurutnya, apa yang sudah disepakati sebelumnya telah ditindaklanjuti kementerian terkait. "Apa yang telah disepakati sebelumnya menjadi pilar penting kerja sama RI-Tiongkok, namun dalam pertemuan hari ini, kami membuka kesempatan untuk ide baru yang mungkin masih akan disampaikan oleh delegasi Tiongkok maupun RI," ujar Agus.

Pernyataan itu disambut Tian yang kemudian mempersilakan delegasi RI untuk menyampaikan gagasan baru. Dia juga sepakat bahwa HLM-PEM III harus membawa kesepakatan kerja sama yang konstruktif bagi kedua negara.

Saat menyampaikan sambutan, Tian juga memuji pembangunan yang dilakukan Pemerintah RI. Dia mengatakan telah beberapa kali mengunjungi Indonesia selama 12 tahun terakhir, namun dalam dua tahun terakhir, pembangunannya sangat pesat. "Saya melihat ada kemajuan pesat pembangunan di Indonesia dan saya berharap hari ini kita bisa mencapai kesepakatan yang konstruktif untuk kemajuan Indonesia dan Tiongkok," ujar Tian.

Tujuh MoU
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, akan menjadi ketua pertemuan puncak HLM-PEM, yang dijadwalkan berlangsung hari ini, pada pukul 14.00 WIB. Puan akan mengadakan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkon, Madame Lin Yandong, yang menjadi ketua delegasi HLM-PEM dari Tiongkok.

Dalam HLM-PEM III, akan ditandatangani tujuh perjanjian kerja sama yaitu, Three Year Action Plan on Science, Technology and Innovation Cooperation (2018-2020), Implementing Arrangement on Co -Establishing China – Indonesia Joint Research Centerfor Port Construction and Disaster Prevention and Mitigation, dan memorandum of Understanding (MoU) on Health Cooperation.

Selain itu juga akan ditandatangani kesepakatan Implementing Arrangement on Cooperation on Science Techno Parks, MoU Film Coorperation, Agreement for Cooperation in Peaceful Uses of Nuclear Energy, MoU on Youth Cooperation.

Sesuai agenda acara, rangkaian kegiatan Pertemuan Tingkat Tinggi di Bidang Hubungan Antarmasyarakat Indonesia dan Tiongkok berlangsung dari 25-29 November 2017, dan diselenggarakan di Jakarta, Bogor, Yogyakarta, dan Surakarta.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE