Hakim Tolak Gugurkan Praperadilan Novanto

Tersangka yang juga Ketua DPR Setya Novanto memasuki mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 5 Desember 2017. (Antara/Adam Bariq)

Oleh: Erwin C Sihombing / WBP | Kamis, 7 Desember 2017 | 11:51 WIB

Jakarta - Hakim tunggal Kusno, yang memeriksa dan mengadili permohonan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto melawan KPK menyatakan, permohonan praperadilan Novanto tetap dilanjutkan dan tidak bisa dinyatakan gugur karena perkara pokoknya belum diperiksa Pengadilan Tipikor Jakarta.

Hakim Kusno menyebut, Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP mengatur praperadilan dinyatakan gugur apabuila hakim mulai memeriksa terdakwa dalam persidangan, ditandai dengan pembacaan surat dakwaan dari penuntut umum. "Gugatan praperadilan gugur setelah perkara pokoknya diperiksa," kata Kusno, di Pengadilan Negeri Jaksel, Kamis (7/12).

Kusno meminta KPK selaku termohon menyiapkan tanggapan yang bakal dibacakan, Jumat (8/12) terhadap permohonan pemohon yang menilai penetapan tersangka KPK kembali kepada Novanto tidak sah.

Dalam kesempatan tersebut, hakim juga meminta KPK sekalian menyiapkan bukti bahwa perkara Novanto telah lengkap (P21) dan berita acara pelimpahan.

Setelah mendengarkan tanggapan termohon, sidang praperadilan Novanto bakal dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dan ahli dari pemohon dan termohon yang dimulai pada Senin (11/12) pekan depan. Sidang dengan agenda putusan digelar pada Kamis (14/12) atau Jumat (15/12).




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT