Jokowi Heran Masih Banyak Pejabat yang Ditangkap karena Korupsi

Jokowi Heran Masih Banyak Pejabat yang Ditangkap karena Korupsi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ( Foto: beritasatu tv )
Novy Lumanauw / WBP Senin, 11 Desember 2017 | 11:08 WIB

Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) makin gigih memberantas korupsi di negeri ini. Langkah ini penting mengingat masih banyak pejabat negara yang terjerat korupsi di tengah gencarnya upaya pemberantasan di negeri ini.

“Ini berarti, tidak bisa disangkal lagi bahwa upaya pencegahan korupsi harus dilakukan lebih serius lagi. Tidak bisa ditunda-tunda lagi,” kata Presiden Jokowi saat berpidato pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017 di Gedung Bidakara, Jakarta, Senin (11/12).

Ia mengatakan, sejak dibentuk tahun 2002, KPK berhasil menjerat pejabat negara, baik gubernur, wali kota, bupati, maupun serta wakil rakyat baik di DPR maupun DPRD yang terbukti korupsi. “Tapi, yang mengherankan dari waktu ke waktu pejabat yang ditangkap dan dipenjarakan karena kasus korupsi masih terus ada,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, tahun 2004 hingga saat ini, sebanyak 12 gubernur, 64 bupati/wali kota, 2 gubernur Bank Indonesia (BI) ditangkap gara-gara korupsi. Jumlah itu, belum termasuk anggota DPR dan DPRD.

Sejak 10 November lalu, KPK menahan Ketua DPR Setya Novanto yang diduga terlibat kasus korupsi proyek Kartu Tanpa Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). “Saya tidak menghitung jumlahnya. Tapi mayoritas adalah terlibat kasus penyuapan,” ujar Presiden Jokowi.



Sumber: Investor Daily
CLOSE