Ditangkap di Malaysia, Pelaku Bom Bandung Dibawa ke Indonesia

Ditangkap di Malaysia, Pelaku Bom Bandung Dibawa ke Indonesia
Polisi melakukan pengamanan saat melakukan penggeledahan di kediaman terduga teror RS di di Jalan Sadang, Kampung Sekeloa RT 3/4, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (15/7). ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Farouk Arnaz / CAH Selasa, 12 Desember 2017 | 11:35 WIB

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan seorang terduga teroris WNI yang ditangkap di Malaysia akan segera di bawa Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

"Sabtu pekan lalu, saat saya ke Malaysia, saya berbicara dengan kepolisian Malaysia, dan mereka siap untuk mendeportasi (pelaku) ke Indonesia karena kaitannya dengan kasus yang ada di kami," kata Tito di Mabes Polri, Selasa (12/12).

Tito belum mengungkap identitas dari terduga teroris yang ditangkap di Malaysia tersebut. Yang jelas paska penangkapan pelaku di Malaysia itu Densus bergerak dan menangkap kaki tangannya di Kalbar.

"Kadensus juga sudah berangkat ke sana untuk membicarakan teknisnya. Dia kaitan dengan bom panci di Cicendo atau Buah Batu gitu. Saya tidak paham detilnya tapi yang jelas sudah ditangkap," imbuhnya.

Seorang sumber di Mabes Polri mengatakan yang ditangkap itu bernama Hanif. Dia berperan membuat bom dalam kasus teror bom panci di Buah Batu, Bandung.

Nama Hanif memang menjadi buronan Densus 88 Polri atas rencana teror bom panci di tiga lokasi berbeda di Bandung pada Juli lalu.

Yang hendak disasar saat itu yaitu Cafe Bali di Jalan Braga, Rumah Makan Celengan di Astana Anyar, dan sebuah gereja di kawasan Buah Batu.

Saat itu Densus berhasil menangkap Agus Wiguna. Ide peledakan itu datang dari Hanif yang kini ditangkap itu.



Sumber: BeritaSatu.com